'Indonesia yang plural dapat menciptakan kedamaian sesama warganya'
Merdeka.com - Keberagaman di Indonesia tidak menimbulkan perpecahan. Meski ada perbedaan agama dan golongan setiap warga menjunjung tinggi toleransi. Kerukunan ini yang harus terus dijaga agar tak mudah diadu domba oleh kelompok tertentu.
"Negara lain akan mendapatkan satu pedoman bagaimana negara Indonesia yang plural justru dapat menciptakan kedamaian, menciptakan solidaritas antarsesama warga negaranya demi mewujudkan keadilan sosial," ujar Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Adnan Anwar dalam keterangannya, Sabtu (9/6).
Menurutnya, tidak ada kebijakan di negara ini diprioritaskan semata-mata hanya untuk mayoritas, melainkan untuk semua golongan. Kebijakan yang adil untuk semua kelompok termasuk orang yang berbeda agama, berbeda golongan, sehingga kedudukannya sama sebagai warga negara.
"Keadilan yang didapatkan hanya untuk kaum mayoritas ini juga tidak dibenarkan. Kita sudah menjadi negara yang Darussalam di negara ini yang mana prinsip-prinsip kedamaian, kebersamaan sebagai satu tubuh bangsa Indonesia itu harus saling dihargai," kata Peneliti di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) ini.
Selain itu, menurutnya, negara ini diinisiasi dan didorong oleh peran aktif para ulama dengan menyatakan bahwa NKRI berdasarkan Pancasila sudah final. Karena NKRI sudah final, katanya, maka pemerintahan harus melindungi semua kelompok.
"Yang memiliki kedudukan dan hak yang sama untuk sama-sama dilindungi dan sama-sama harkat dan martabatnya dinaikkan," tuturnya.
Lebih lanjut Adnan mengatakan, sesama umat harus memiliki kepedulian sosial yang sama. Dia mencontohkan dalam Islam diwajibkan membayar zakat fitrah sehingga yang mampu punya tanggung jawab sosial, sedangkan yang kurang mampu tetap dilindungi.
"Karena memang kita diajarkan untuk berbuat kebaikan terhadap sesama umat manusia termasuk umat yang berbeda-beda, termasuk perbedaan agama, suku maupun golongan," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya