Indonesia memastikan diri promosi ke Grup II Dunia Piala Davis 2026 setelah menunjukkan performa dominan melawan Togo. Pertandingan playoff yang berlangsung di Stadion Tenis GBK, Jakarta, pada Minggu, 8 Februari, berakhir dengan skor telak 4-0 untuk keunggulan Merah Putih. Kemenangan ini menjadi bukti kekuatan dan semangat juang tim tenis putra Indonesia di kancah internasional.
Anthony Susanto menjadi penentu kemenangan keempat bagi Indonesia, mengalahkan Kadanga Kili dalam partai tunggal penutup. Sebelumnya, pasangan ganda Christopher Rungkat dan Justin Barki, serta tunggal Muhammad Rifqi Fitriadi dan Justin, telah menyumbangkan poin penting. Hasil gemilang ini membawa kebanggaan bagi bangsa dan menandai langkah maju dalam perjalanan tenis Indonesia.
Keberhasilan ini tidak hanya mengamankan posisi Indonesia di Grup II Dunia, tetapi juga membalas kekalahan pahit dari Togo pada tahun 2024. Tim yang diperkuat oleh peraih medali emas SEA Games 2025 ini menunjukkan konsistensi dan mental juara.
Advertisement
Advertisement
Tim tenis Indonesia menampilkan performa luar biasa dalam laga playoff Piala Davis Grup II Dunia melawan Togo. Kemenangan telak 4-0 ini menunjukkan dominasi Merah Putih di setiap partai yang dimainkan di Stadion Tenis GBK, Jakarta. Para pemain menunjukkan semangat juang tinggi dan strategi yang matang untuk meraih hasil maksimal.
Muhammad Rifqi Fitriadi membuka keunggulan Indonesia pada hari pertama, Sabtu (7/2), dengan menaklukkan Noah Koffi dari Togo 6-1, 6-1. Kemenangan ini memberikan momentum positif bagi tim. Justin kemudian memperlebar keunggulan menjadi 2-0 setelah mengalahkan Dussey dengan skor 6-0, 6-3, memastikan Indonesia berada di atas angin.
Pasangan ganda putra Christopher Rungkat dan Justin Barki kemudian mengunci kemenangan Indonesia dengan skor 3-0, mengalahkan Kwami Stanislas Dussey/Kadanga Kili 6-0, 7-5. Meskipun kemenangan sudah dipastikan, partai keempat tetap dimainkan sesuai aturan Piala Davis. Anthony Susanto menutup pertandingan dengan kemenangan 6-1, 6-4 atas Kadanga Kili, melengkapi skor menjadi 4-0.
Advertisement
Advertisement
Keberhasilan Indonesia Promosi Piala Davis ke Grup II Dunia ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Beliau mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tim yang juga merupakan bagian dari peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand. Dukungan penuh pemerintah terus mengalir untuk kemajuan olahraga tenis di Indonesia.
Erick Thohir menyatakan kegembiraannya dan berharap tim dapat terus berjuang di babak selanjutnya, baik sebagai tuan rumah maupun saat bertandang. Skuad tenis Indonesia di Piala Davis 2026 ini memang diperkuat oleh pemain-pemain yang sama dengan tim peraih medali emas beregu putra di SEA Games 2025. Hal ini menunjukkan sinergi dan kualitas pemain yang mumpuni.
Kemenangan 4-0 atas Togo ini memiliki makna penting, karena sekaligus membalas kekalahan 2-3 dari Togo pada tahun 2024 yang menyebabkan Indonesia terdegradasi ke Grup III zona Asia/Oceania. Namun, tim Indonesia berhasil bangkit pada tahun 2025 dengan mendominasi Pool B dan kembali promosi ke Grup II Dunia. Ini adalah bukti nyata dari ketahanan dan tekad tim untuk kembali ke level tertinggi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews