Imbas Tawuran di Kediri, Suporter Dipulangkan Pakai Truk
Merdeka.com - Petugas gabungan dari Polri dan TNI akhirnya berhasil menangani bentrokan suporter saat laga Persik melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (3/9). Petugas memulangkan para suporter menggunakan truk aparat gabungan. Sebelumnya mereka melakukan pengepungan terhadap suporter lain di Pemandian Kuwak Tirtoyoso selama lima jam.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang berada di lokasi menyampaikan kepada para suporter agar pulang. Adapun sepeda motor yang rusak, nantinya akan didata untuk selanjutnya pemilik bisa mengambil di Polresta Kediri.
"Teman-teman sekalian hari ini saya tidak memperbolehkan motor dibawa balik. Motor akan dihitung semuanya oleh pihak Kepolisian, akan dilakukan pengecekan. Dan Insya Allah akan dilakukan ganti rugi atas kendaraan yang rusak," kata Abdullah Bakar didampingi Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi dan Dandim /0809 Kediri Letkol Kav Agung Dwi Sutrisno.
Selain ratusan motor, ada tiga mobil yang juga rusak. Ketiga mobil yang sudah tidak ada pelat nomornya ini diparkir di SMK Brawijaya, atau di depan Stadion Brawijaya. Kendaraan-kendaraan yang mengalami rusak saat ini terpasang garis polisi.
Informasi merdeka.com, saat ini ratusan suporter dari luar kota masih bertahan di Pemandian Kuwak Tirtoyoso Kediri hingga kondisi benar-benar aman.
Sebelumnya, laga Persik Kediri dan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Liga 2 PSSI di Stadion Brawijaya Kota Kediri diwarnai tawuran suporter. Akibat bentrokan ini, puluhan orang terluka dan ratusan sepeda motor serta fasilitas taman hiburan rusak.
Bentrok suporter terjadi di akhir babak kedua. Pemicunya diduga lemparan benda dari penonton yang kecewa dengan hasil pertandingan. Sempat terjadi balasan lemparan, hingga akhirnya meluas menjadi adu fisik. Bentrokan kemudian berlanjut ke luar lapangan.
Massa bahkan menyerang petugas yang berusaha mengendalikan situasi menggunakan petasan dan batu. Selang beberapa waktu, mereka berhasil dipukul mundur polisi yang menggunakan kendaraan taktis dan water canon.
Dari TKP, polisi menemukan clurit, parang, pedang samurai, bom molotov dan minuman keras. Suporter yang brutal sempat merusak ratusan sepeda motor dan bangunan Pemandian Tirtayasa.
"Ini masih dalam tahap melokalisir suporter dan mengevakuasi yang luka," ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadhi kepada wartawan di area Stadion Brawijaya Kediri.
Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah Persik Kediri. Dua gol tim Macan Putih dicetak oleh striker Septian Satria Bagaskara.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya