Iduladha 1444 H, Sekjen Kemendes PDTT Ajak Tingkatkan Kualitas Iman dengan Berkurban

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid mengajak keluarga besar Kemendes PDTT untuk jadikan Iduladha sebagai sarana refleksi dalam meningkatkan kualitas keimanan kepada Tuhan.

Rizlia Khairun Nisa
Oleh Rizlia Khairun Nisa - Reporter
Iduladha 1444 H, Sekjen Kemendes PDTT Ajak Tingkatkan Kualitas Iman dengan Berkurban
Sekjen Kemendes PDTT Ajak Tingkatkan Kualitas Iman dengan Berkurban. ©2023 Merdeka.com

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid mengajak keluarga besar Kemendes PDTT untuk jadikan Iduladha sebagai sarana refleksi dalam meningkatkan kualitas keimanan kepada Tuhan.

Salah satu yang terpenting ialah dengan menyisihkan sebagian harta yang didapat sebagai Hewan Kurban.

"Alhamdulillah pagi ini kita melaksanakan sholat Idul Adha 1444 Hijriyah di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Dan kesempatan suasana yang penuh bahagia, serta rasa syukur kepada Allah SWT," ujar pria yang akrab disapa Sekjen Taufik usai menjalan Salat Ied di Lapangan Parkir Kantor Kemendes Kalibata, Kamis (29/6/2023).

Setelah itu, Sekjen Taufik mewakili Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menyerahkan Hewan Kurban kepada Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Masjid Al-Muhajirin. Total sembilan Hewan Kurban yang bakal disembelih yaitu enam ekor kambing, dan tiga ekor sapi.

Sekjen Taufik bersama seluruh pejabat tinggi pratama ingin memastikan hewan yang disembelih itu telah memenuhi syarat sebagaimana anjuran syariat agama Islam. Dia juga mengapresiasi seluruh jajarannya yang begitu kompak dalam menyemarakkan suasana hari raya kurban.

"Dan kesempatan ini, secara simbolis saya serahkan Hewan Kurban kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al-Muhajirin," kata Sekjen Taufik.

Dia pun berharap agar daging kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat desa dan kelompok rentan yang membutuhkan.

"Ada yang di lingkungan kantor dan ada di tempat lain yang dibagikan kepada yang berhak menerimanya," imbuhnya.

Taufik meyakini, dengan meriahnya Hari Raya Kurban di sejumlah daerah itu, menjadi indikator bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini kian pulih. Sehingga, masyarakat berbondong-bondong ingin berbagi kebahagiaan tersebut melalui daging hewan kurban.

Rekomendasi