Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi, Tenda Pameran di Alun-Alun Merdeka Roboh

Jumat, 8 November 2019 10:11 Reporter : Erwin Yohanes
Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi, Tenda Pameran di Alun-Alun Merdeka Roboh Angin kencang di Ngawi. ©2019 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Hujan perdana di Kabupaten Ngawi diwarnai angin kencang sejak Kamis (7/11) malam sampai Jumat (8/11) dini hari. Angin kencang itu memporakporandakan tenda di Alun-Alun Merdeka, Ngawi yang seharusnya buat pameran.

Tidak hanya itu, angin kencang juga merusak beberapa rumah hingga mobil dan menimbulkan satu korban luka-luka.

Angin kencang itu kemudian viral diberbagai media sosial. Dalam video itu terlihat tenda-tenda mewah yang disewa Pemkab Ngawi dalam acara pameran hari aksara internasional berterbangan. Tidak hanya itu, kemudian muncul teriak-teriakan meminta tolong.

"Memang tadi malam ada angin kencang. Angin itu merusak tenda yang ada di alun-alun Ngawi," kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu, Jumat pagi.

1 dari 4 halaman

11 Tenda Pameran Rusak

Dia menyebutkan bahwa ada 11 tenda sisi barat yang mengalami kerusakan. Dengan rincian 6 tenda rusak parah dan 5 tenda rusak sedang. Sedangkan bagian sayap dan backstage juga mengalami kerusakan.

"Total 11 tenda rusak dan bagian sayap serta backstage. Tetapi tidak ada korban jiwa untuk di alun-alun," urai lulusan AKPOL 1998 ini.

2 dari 4 halaman

Satu Orang Luka

Dia mengatakan berbeda angin kencang yang menerjang Kecamatan Karangjati yang menimbulkan satu korban luka-luka. Dia menyebutkan untuk korban bernama Dikem warga Desa Gempol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi.

"Saat itu rumah Dikem diterjang angin terjang. Beberapa genteng rumahnya berterbangan dan jatuh. Nahasnya terkena pemilik rumah Dikem langsung dilarikan ke Rumah Sakit Waluyo, Caruban Madiun," tegasnya.

3 dari 4 halaman

Kandang Sapi Roboh

Sementara untuk kerusakan lain dialami 3 bangunan. Yakni tempat cukur milik Jiono, kandang sapi milik Warno roboh dan rumah milik Parlan temboknya jebol.

Di sisi lain, di Kecamatan Paron ada 4 pohon tumbang. Pertama di Dusun Sidorejo, Desa Gentong, pohon waru berumur puluhan tahun tumbang mengenai mobil Ferosa bernopol H 7182 LD milik Sugianto.

Kedua di Dusun/Desa Gentong, dua pohon trembesi tumbang di jalan raya. Ketiga terjadi di Dusun/Desa Babadan pohon kluweh mengenai bagian tengah rumah milik Singo Purwo Mado.

"Untuk yang di Kecamatan Paron tidak ada korban jiwa. Hanya total kerugian mencapai Rp 10 juta," urainya.

4 dari 4 halaman

Kanopi Alfamart Terbang

Kemudian di Kecamatan Padas sebuah rumah milik Bejo Suryani mengalami roboh. Rumah yang terletak di Desa Pacing, Kecamatan Padas itu terbuat dari kayu dan bambu. "Sehingga lebih mudah roboh," tegasnya.

Terakhir, angin kencang menerjang Kecamatan Pangkur. Kali ini kanopi teras waralaba Alfamart di Desa Waruktengah, Kecamatan Pangkur terlempar. Demikian juga dengan kabel milik PLN Ngawi ikut putus. "Untuk yang di Pangkur total kerugian Rp20 juta," pungkasnya. [ded]

Baca juga:
Angin Puting Beliung Terjang TPS Pilkades di Garut
BPBD Jateng Gelontorkan Rp1,4 Miliar Renovasi Rumah Terdampak Puting Beliung
Warga Korban Bencana Puting Beliung di Kota Batu Bersihkan Rumah
Khofifah Jamin Ketersediaan Bantuan bagi Pengungsi Puting Beliung di Batu

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini