Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hujan deras mengguyur Bontang, ular piton 7 meter naik permukiman warga

Hujan deras mengguyur Bontang, ular piton 7 meter naik permukiman warga Ular Piton. ©AFP PHOTO

Merdeka.com - Kota Bontang Kalimantan Timur, hari ini diguyur hujan nyaris sepanjang hari, dan diperkirakan berlangsung sampai Selasa (21/11) besok pagi. Polisi mengingatkan warga di bantaran sungai, mewaspadai kehadiran binatang buas.

Imbauan sekaligus peringatan yang dikeluarkan kepolisian, bukan tanpa alasan. Sampai sore ini, sejumlah kawasan di kota Bontang, tergenang banjir, sehingga mengakibatkan satwa buas naik ke daratan.

"Sampai sekarang hujan di Bontang. Tadi ada ular piton ditemukan warga, naik ke permukiman di Tanjung Laut, panjangnya sekitar 7 meter," kata Kasubbag Humas Polres Bontang Iptu Suyono, dikonfirmasi merdeka.com, Senin (20/11).

Selain itu menurut Suyono, berdasarkan pengalaman sebelumnya, satwa buas lainnya seperti buaya rawa juga muncul ke daratan. Sehingga memerlukan perhatian dan kewaspadaan warga.

"Bukan untuk menakut-nakuti. Imbauan ini agar menjadikan kewaspadaan bersama," ujar Suyono.

Data prakiraan cuaca yang diperoleh Polres Bontang, kota khatulistiwa itu diperkirakan akan terus diguyur hujan deras sampai Selasa (21/11) pagi besok, dan akan berkurang intensitasnya sekitar pukul 10.00 Wita.

"Jadi semua ini karena memang belajar dari pengalaman sebelumnya, soal kemunculan satwa buas di tengah permukiman, di saat lagi banjir," ungkap Suyono.

"Sekarang saja di Bontang tidak sedikit kawasan terendam ya. Apalagi hujan deras dari prakiraan BMKG berlangsung sampai besok pagi. Yang perlu garis bawahi, kepolisian Bontang siaga sampai di paling bawah, apabila warga sewaktu-waktu memerlukan bantuan," demikian Suyono.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP