Hendak Ritual, 3 Pendaki Hilang di Gunung Ungaran
Merdeka.com - Tiga pendaki yang tersesat dan hilang di jalur pendakian Gunung Ungaran diketahui ingin mengambil bunga yang dianggap sakral usai melakukan ritual di Sendang Suroloyo. Ketiga orang itu bernama Roni (40), Mindiyanah (37) dan Seto (50).
"Ada kemungkinan mereka mendapat gangguan makhluk gaib saat mengambil bunga di Suroloyo. Sebab jalur itu terdapat sebuah lokasi dua makam sesepuh yang terletak di tengah hutan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto, saat dikonfirmasi, Jumat (6/8).
Kejadian bermula ketiga orang bernama Dani, Slamet dan Nur hendak turun pendakian di tengah perjalanan bertemu tiga korban hendak naik untuk mengambil bunga. Namun tiga korban sempat mengabarkan lewat WhatsApp kalau tersesat.
"Informasi warga yang melihat, tiga orang yang naik tadi baru pertama kali naik gunung. Dia tidak didampingi pemandu. Akhirnya mereka hilang," jelasnya.
Sampai saat ini personelnya masih berusaha melacak keberadaan tiga pendaki yang tersesat. Ada 50 personel gabungan BPBD dan SAR yang mencari keberadaan tiga pendaki dengan menyusuri jalanan setapak di pos 1 Gunung Ungaran.
Sementara itu Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan lokasi hilangnya tiga pendaki di area jalur menuju Sendang Suroloyo berada di ketinggian 1.000 mdpl.
"Memang mereka tadinya mau ritual. Ada tiga orang atas nama Dani, Slamet, dan Nur berhasil sampai di Desa Ngipik. Tapi yang rombongan Roni, Mindiyanah dan Seto tersesat," kata Heru Suhartanto.
Tim Basarnas mengerahkan satu regu penyelamat dengan membawa alut SAR vertikal dan peralatan evakuasi. Upaya pencarian mengikuti tracking jalur pendakian. Terkait hambatan di lokasi kejadian yakni hutan belantara yang luas dengan kontur tanah yang berlubang ditambah lagi adanya beberapa jurang.
"Kita lihat tidak ada jejak yang ditinggalkan. Semoga pencarian membuahkan hasil dan tiga korban bisa ditemukan," tandas Heru Suhartanto.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya