Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hendak rampas handphone, mahasiswa di Solo malah jatuh dari motor

Hendak rampas handphone, mahasiswa di Solo malah jatuh dari motor ilustrasi jambret. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nahas nasib dialami Hendri Priantono (23), saat sedang merampas sebuah telepon genggam milik warga bernama Eka Yuli Pangesti, ia jatuh dari sepeda motornya. Polisi yang sedang berpatroli pun segera mengamankan pemuda tersebut dan membawanya ke Mapolsek Laweyan, Solo.

Meski aksi perampasan gagal, namun korban yang berstatus sebagai mahasiswa dan temannya yang membonceng ikut terjatuh dan mengalami luka cukup parah. Eka mengalami luka di bagian bibir dan patah gigi. Sedangkan temannya memgalami luka memar di bahu bagian kiri.

Kapolsek Laweyan, Solo, Kompol Agus Puryadi mengatakan, saat pemeriksaan pelaku sempat mengelak, jika dirinya tak melakukan aksi penjambretan. Ia bermaksud untuk mengingatkan korban agar tak menggunakan handphone selama mengendarai sepeda motor.

"Pelaku mengelak jika ia telah melakukan penjambretan. Ia hanya akan mengingatkan katanya," jelasnya.

Namun, lanjut dia, pihak korban menyangkal dengan pengakuan tersebut. Korban mengaku jika Hendri tina-tiba melaju kencang dengan sepeda motor menuju ke arahnya. Bahkan sempat terjadi tarik handphone yang sedang digenggam oleh korban.

"Saat itulah korban mempertahankan handphone miliknya, hingga pelaku dan korban jatuh dari sepeda motor," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya tetap akan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku. Pihaknya juga sudah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi. Sejumlah barang bukti yang diamankan diantaranya, 2 unit sepeda motor milik pelaku dan korban serta sebuah telpon genggam milik korban.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP