Heboh Perusakan Nisan Salib kini juga Terjadi di TPU di Kota Yogyakarta, Siapa dan Apa Motif Pelaku?

Total ada lima nisan salib di TPU Baluwarti, Kotagede yang dirusak oleh orang tak dikenal

Purnomo Edi
Oleh Purnomo Edi - Reporter
Heboh Perusakan Nisan Salib kini juga Terjadi di TPU di Kota Yogyakarta, Siapa dan Apa Motif Pelaku?
Heboh Perusakan Nisan Salib kini juga Terjadi di TPU di Kota Yogyakarta, Siapa dan Apa Motif Pelaku? (Merdeka.com)

Perusakan nisan salib ternyata tak hanya terjadi di wilayah Kabupaten Bantul, DIY. Perusakan nisan salib ini juga terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Baluwarti, Kalurahan Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta.

Perusakan makam di TPU Baluwarti, Kotagede ini terjadi pada Jumat (16/5). Total ada lima nisan salib di TPU Baluwarti, Kotagede yang dirusak oleh orang tak dikenal.

Juru Kunci TPU Baluwarti, Kotagede, Darminto (70) menceritakan perusakan nisan salib di kompleks makam tersebut diperkirakan terjadi pada Jumat (16/5). Darminto menduga perusakan terjadi pada siang hari.

"Jumat pagi belum rusak. Tapi sore harinya sudah rusak. Kemungkinan habis Jumatan," kata Darminto, Senin (19/5).

"Ada lima yang dirusak. Nisan salib semuanya," sambung Darminto.

Darminto menuturkan sebelum kejadian atau saat kejadian dirinya tidak melihat orang yang mencurigakan di sekitar makam. Menurut Darminto saat itu keadaan normal-normal saja.

"Gak ada (orang mencurigakan). Normal-normal saja," ungkap Darminto.

Pertama Kali Terjadi

Darminto menyebut TPU Baluwarti, Kotagede merupakan pemakaman umum yang dipakai warga dari kampung atau luar kampung tersebut. Pemakaman, lanjut Darminto, berisikan makam muslim maupun nonmuslim. Darminto menambahkan perusakan nisan ini baru pertama kalinya terjadi di TPU Baluwarti.

Menurutnya, dalam keseharian masyarakat di sekitar makam ini hidup dengan rukun.

Sementara itu Kapolresta Kota Yogyakarta Kombes Pol Aditya Surya Dharma menerangkan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait perusakan nisan di TPU Baluwarti.

"Betul (ada perusakan nisan). Ini lagi kami lidik. Info dari Kapolsek ada lima (nisan yang rusak)," tutur Aditya saat dihubungi wartawan, Senin (19/5).

Rekomendasi