Harga Servis Gadget Naik, Pelaku Usaha Lokal Berupaya Menjaga Layanan Berkualitas

Akibatnya, harga suku cadang di pasaran meningkat, yang berimbas pada biaya servis di berbagai layanan perbaikan gadget.

Endang Saputra
Oleh Endang Saputra - Reporter
Harga Servis Gadget Naik, Pelaku Usaha Lokal Berupaya Menjaga Layanan Berkualitas
Harga Servis Gadget Naik, Pelaku Usaha Lokal Berupaya Menjaga Layanan Berkualitas (@ 2025 merdeka.com)

Pengguna smartphone, khususnya produk Apple, di Indonesia mulai merasakan dampak kenaikan biaya perbaikan perangkat mereka.

Kondisi ini muncul seiring gangguan rantai pasok global yang ditimbulkan oleh ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China. Sebagai dua negara yang berperan besar dalam industri teknologi, perselisihan antara keduanya telah memengaruhi distribusi komponen dan suku cadang, termasuk bagi perangkat Apple yang sebagian besar diproduksi di Asia Timur.

Akibatnya, harga suku cadang di pasaran meningkat, yang berimbas pada biaya servis di berbagai layanan perbaikan gadget. Meski begitu, beberapa jasa perbaikan, seperti WijayaMac Service, tetap berupaya menjaga tarif perbaikan agar tetap ramah di kantong masyarakat, tanpa mengurangi kualitas layanan.

“Sebagai pelaku usaha di bidang servis gadget, kami ikut merasakan efek dari perang dagang ini. Namun kami berusaha keras agar pelanggan tetap bisa menikmati harga yang wajar tanpa menurunkan kualitas layanan,” ujar Angga Wijaya, pemilik WijayaMac Service, Sabtu (25/10).

“Kami melakukan efisiensi internal dan menjalin kerja sama langsung dengan distributor terpercaya agar tetap dapat memberikan pelayanan terbaik ditengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu," tambahnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya transparansi harga dan edukasi bagi pelanggan. Dengan memberikan informasi yang jelas tentang kondisi suku cadang serta alternatif perbaikan yang aman, pelanggan diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam merawat perangkat mereka.

Langkah-langkah yang dilakukan oleh WijayaMac Service ini menunjukkan bahwa profesionalisme dan kepedulian terhadap pelanggan dapat tetap berjalan selaras, meski menghadapi tekanan dari kondisi global yang fluktuatif.

Rekomendasi