Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Harga Elpiji 3 Kg di Aceh Tembus Rp40 Ribu, Begini Modus Distribusinya

Harga Elpiji 3 Kg di Aceh Tembus Rp40 Ribu, Begini Modus Distribusinya Bongkar muat tabung elpiji 3kg subsidi. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Aceh bakal menerbitkan aturan larangan bagi kios-kios untuk menjual gas subsidi elpiji 3 kilogram. Aturan tersebut dibuat merespons keluhan masyarakat terkait gas subsidi di kios-kios yang harganya mencapai dua kali lipat dari harga eceran tertinggi (HET).

Kasi Pembinaan Usaha Hilir Dinas ESDM Aceh, Euis Yessika, mengatakan seharusnya gas subsidi tidak diperbolehkan untuk dijual di kios, karena akan menimbulkan kesenjangan harga.

"Epiji 3 Kg subsidi ini tidak boleh dijual oleh kios, karena batasannya sampai pangkalan. Ini masih kita bahas (aturan) dan akan kita tetapkan agar kios ini tidak boleh jual lagi," kata Euis, Sabtu (25/2).

Dia menyebut dua hari lalu pihaknya melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan harga gas elpiji 3 Kg di Kota Banda Aceh dijual mencapai harga Rp36 ribu hingga Rp40 ribu di kios-kios.

"Sementara harga eceran di pangkalan Rp18 ribu," ujarnya.

Menurutnya, modus pangkalan nakal menjual gas subsidi ke kios itu dengan membuka segel penutup tabung, agar tak diketahui pangkalan yang jadi penyuplainya.

"Itu waktu kita turun (sidak), segelnya dibuka. Seandainya segel tidak dibuka kita bisa tahu dari pangkalan mana yang diambilnya. Jadi kita bisa selidiki," ujarnya.

Euis Yessika menyampaikan, pihaknya akan mengawasi pangkalan-pangkalan gas elpiji 3 Kg yang masih menjual gas subsidi itu ke kios. Jika ditemukan akan diberi sanksi.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP