Hanya Bertahan Sehari, Kambing Mata Satu di Simalungun Akhirnya Mati
Merdeka.com - Kambing jantan jenis etawa bermata satu di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, yang sempat menghebohkan masyarakat setempat akhirnya mati. Pemilik kambing bermata satu, Aril Muttaqin mengatakan kambing itu hanya bertahan hidup sehari saja.
"Kambingnya sudah mati bang. Sudah mati Kamis pukul 17.30 WIB," kata Aril kepada wartawan, Jumat (19/3).
Aril melanjutkan, sebelum mati kambing mata satu itu sempat menarik perhatian masyarakat dari berbagai kota seperti Tebing Tinggi hingga Medan. Bahkan, kambing yang memiliki keunikan fisik itu sempat ditawar dengan harga tinggi oleh seorang warga.
"Orang yang tawar, tapi sama bapak enggak dikasih, (tawarannya) Rp 5 juta sama mobil Panther," ungkapnya.
Namun, tawaran itu tak diterimanya lantaran ingin merawat kambing bermata satu tersebut. Menurutnya, keunikan pada kambing ini baru kali pertama terjadi di Pulau Sumatera. Nahas, kambing mata satu itu kini telah mati.
Sebelumnya, satu ekor kambing jantan bermata satu yang lahir di Desa Nagori Purwosari, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumut, menghebohkan warga sekitar. Kambing bermata satu yang lahir pada Selasa (16/3) malam sekitar pukul 23.00 WIB itu kemudian viral setelah videonya tersebar di dunia maya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya