Hadiri Pelatihan Guru PAUD di Solo, Iriana Jokowi Beri Materi Soal Stunting

Kamis, 5 September 2019 17:20 Reporter : Arie Sunaryo
Hadiri Pelatihan Guru PAUD di Solo, Iriana Jokowi Beri Materi Soal Stunting Iriana Jokowi Hadiri Pelatihan Akbar Guru PAUD di Solo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla menghadiri penutupan Pelatihan Akbar Guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Graha Saba, Solo, Kamis (5/9). Pelatihan tersebut merupakan program dari Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang beranggotakan istri para menteri.

Iriana berkesempatan melakukan dialog dan memberikan pembekalan kepada para peserta pelatihan dari Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur tersebut. Ada beberapa hal yang ditekankan Iriana dan Ibu-ibu OASE kepada guru PAUD. Di antaranya mengenai pengelolaan sampah, persoalan stunting hingga cara penggunaan gadget dan media sosial yang baik dan benar.

"Ibu-ibu mau hadiah apa? Di sini ada yang stunting atau tidak?," ucap Iriana. Para peserta ada yang menjawab 'sepeda', ada pula yang minta hadiah ciuman Ibu Negara.

Dialog Iriana dengan sekitar 2.000 peserta pelatihan terus berlanjut dengan materi terkait pentingnya stunting. Iriana menyebut 3 hal penting untuk mencegah stunting, yakni memberikan pola makan, pola asuh dan air bersih.

Ketua Umum OASE Kabinet Kerja, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo dalam sambutannya mengemukakan hal yang penting bagi guru PAUD di antaranya adalah pendidikan karakter, parenting.

"Yang kedua kesehatan keluarga. Misalnya membiasakan mencuci tangan, memberikan gizi agar anak tidak stunting serta deteksi dini kanker serviks dan payudara," katanya.

Hal penting selanjutnya, dikatakan Erni, adalah masalah sosial budaya, misalnya kampanye antinarkoba dan pornografi.
Kemudian juga lingkungan yang bersih, terutama terkait sampah plastik. Sedangkan yang terakhir adalah lingkungan hijau, diantaranya menanam sayur di rumah.

Dalam kegiatan itu, Iriana dan Mufidah juga sempat meminta beberapa guru maju untuk berdialog. Keduanya menanyakan hal yang akan dilakukan setelah mengikuti pelatihan.

"Kami akan mengaplikasikan ilmu yang sudah saya selama pelatihan. Ternyata selama ini ada kesalahan saya dalam mendidik anak," kata salah satu guru PAUD asal Boyolali, Yekti.

Istri Wali Kota Solo, Elizabeth Endang Hadi Rudyatmo yang turut mendampingi Iriana menambahkan, materi pelatihan selama dua hari ini banyak menekankan pentingnya pendidikan karakter. Kemudian, persoalan stunting dan sampah plastik juga menjadi pembahasan penting dalam kegiatan tersebut. Endang mengaku telah menyebarkan informasi tersebut ke kampung-kampung.

"Kalau di Kota Solo memang masih ada stunting, tapi sedikit. Sekarang ini ibu-ibu semakin paham, karena sudah diberitahu melalui PKK," pungkas Endang. [ray]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini