Menteri Sosial (Mensos) Saifullah atau Gus Ipul memastikan pemerintah mulai mengurus pemberian gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah. Marsinah adalah aktivis buruh perempuan yang gugur saat masa Orde Baru.
“Mudah-mudahan Juli ya, mudah-mudahan, ya kita lagi matangkan terus. Tapi Insya Allah tahun ini dimulai, tapi tepatnya bulan apa sedang kita diskusikan terus,” ujar Gus Ipul di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5).
Menurut Gus Ipul, akan ada kerja sama antar kementerian untuk merampungkan gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah.
“Jadi memang sudah ada yang mulai menanyakan, dan juga sudah mulai mendiskusikan di daerah karena Nganjuk itu ya, nanti daerah mungkin ada tokoh-tokoh di sana yang sudah merintis, nanti tim daerah di sana tim gelar pahlawan, kemudian nanti di provinsi, baru (lanjut ke pusat),” jelas dia.
Selain Marsinah, Gus Ipul membenarkan ada beberapa nama yang diajukan untuk menjadi Pahlawan Nasional. Termasuk sosok Soeharto, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, HB Jassin, hingga M Yusuf.
Marsinah Dapat Gelar Pahlawan Nasional Tahun Depan
Meski sedang diproses, Gus Ipul menyebut gelar pahlawan nasional untuk Marsinah tampaknya tidak bisa direalisasaikan tahun ini sebagaimana permintaan kelompok buruh.
“Tidak memungkinan kalau tahun ini, mungkin tahun depan, ya kita lihat situasinya. Kalau memungkinkan ya mungkin yang penting prosesnya dari bawah, nanti diusulkan bupati atau wali kota, nanti naik ke gubernur, kan ada tim daerah untuk gelar pahlawan, di situ nanti dibahas lagi, trus naik ke Kemensos, nanti di Kemensos diperiksa lagi dengan tim, lalu naik ke Dewan Gelar, nanti di situ presiden yang akan menentukan atau mengambil keputusan,” ujar Gus Ipul.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto akan mendukung aktivis buruh perempuan yang gugur saat masa Orde Baru, Marsinahmendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Marsinah dikenal sebagai buruh yang aktif untuk memperjuangkan nasib rekan-rekannya.
Prabowo menyampaikan usulan Marsinah diangkat menjadi pahlawan nasional datang dari pimpinan serikat buruh. Mereka mempertanyakan mengapa tak ada kaum buruh yang menjadi pahlawan nasional.
"Saya juga, atas usul dari pimpinan, tokoh-tokoh masyarakat buruh, mereka sampaikan ke saya, 'Pak kenapa sih pahlawan nasional enggak ada dari kaum buruh?'," kata Prabowo saat acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
Prabowo meminta saran kepada pimpinan serikat buruh dan tokoh masyarakat siapa sosok yang cocok diangkat menjadi pahlawan nasional untuk mewakili kaum buruh. Setelah bermusyawarah, pimpinan buruh pun mengajukan nama Marsinah menjadi pahlawan nasional.
"Saya tanya, kalian ada saran enggak coba kalian berembug usulkan pahlawan dari kaum buruh. Dan mereka sampaikan, 'Pak, bagaimana kalau Marsinah pak?' Marsinah jadi pahlawan nasional ," ujar dia.
Prabowo mendukung Marsinah menjadi pahlawan nasional. Asal, semua pimpinan buruh juga menyepakati usulan tersebut.
"Asal seluruh pimpinan buruh mewakili kaum buruh, saya akan mendukung Marsinah akan menjadi pahlawan nasional," tutur Prabowo.