Gunung Dieng masih keluarkan gas beracun, status dievaluasi
Merdeka.com - Gunung Dieng Jawa Tengah masih menunjukkan aktivitas yang terus meningkat. Hari ini, sejak pukul 12.00 WIB-18.00 WIB, terekam 3 kali mengalami vulkanik. Sebaran gas beracun menyebar di sekitar Kawah Timbang Gunung Dieng.
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono menyatakan, sekitar pukul 14.00 WIB, tampak uap air putih tipis sampai tebal, dengan jarak luncur mencapai 350 meter ke arah Selatan.
"Tercium bau belerang lemah pada jarak 1.000 M dari Kawah Timbang," kata Surono, di Kantor PVMBG, Bandung, Senin (18/3).
Menurutnya PVMBG, melakukan pengukuran di saat cuaca mendung, disertai hujan gerimis dan angin tenang sehingga tampak sekali aliran uap air bercampur gas.
PVMBG pun menarik mundur pengukuran gas dari yang semula 550 menjadi 700 meter dari Kawah Timbang karena gas yang berbahaya. Jika hasil pengukuran pada jarak 700 meter masih tinggi, maka status Gunung Dieng akan dievaluasi.
"Dievaluasi artinya apakah status waspada ini meningkat lebih tinggi lagi atau tidak," paparnya.
PVMBG merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 500 meter dari Kawah Timbang. "Catatan kami bahwa batas aman konsentrasi gas bagi kehidupan, CO2 lebih kecil sama dengan 0.5 persen volume dan H2S lebih kecil dari 10," jelas Surono. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya