Gugus Tugas Covid-19 Jabar Bakal Gelar Operasi Pengetesan Masif di Kawasan Puncak
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan menggelar operasi gabungan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, akhir pekan ini. Kegiatan yang berisi pengetesan masif dan sosialisasi pencegahan Covid-19 tersebut melibatkan unsur Polri dan TNI hingga Satpol PP.
Ketua Divisi Pengamanan dan Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Dedi Supandi, mengatakan target pengetesan masif dengan metode rapid tes dan swab tes akan menyasar wilayah yang kerap terjadi kerumunan.
Kawasan Puncak di Kabupaten Bogor disasar karena masyarakat banyak yang berkunjung ke sana meski tempat wisata belum diputuskan dibuka oleh pemerintah. Aktivitas itu dinilai berpotensi terjadi penyebaran Covid-19.
"Warung kecil di pinggir (jalan) itu sudah banyak buka, dan banyak kerumunan yang terjadi," kata dia saat konferensi pers di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (19/6)
Ia meminta warga Jabar tidak takut mengikuti tes masif Covid-19. Sebab, pelaksanaan tes masif di Jabar, baik rapid test maupun tes swab, mematuhi semua prosedur yang telah ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Di beberapa titik kerumunan akan dilakukan tes swab ataupun rapid test. Kami juga akan dibantu gugus tugas daerah setempat. (pelaksanaannya) Sabtu (19/6/2020)," pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data statistik dalam laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Jawa Barat pada Jumat (19/6/2020) malam, mengalami penambahan 45 kasus. Dengan demikian, secara total, orang yang terkonfirmasi positif sebanyak 2.805 kasus.
Laman Pikobar juga menampilkan data penambahan pasien positif aktif sebanyak 15 orang, sehingga total pasien positif aktif di provinsi berpenduduk hampir 50 juta jiwa ini mencapai 1.373 orang.
Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.261 orang setelah adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 30 orang. Sementara pasien yang dinyatakan meninggal dunia tidak bertambah alias nihil atau tetap 171 orang.
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebar di 27 kabupaten/kota di mana Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Bandung tetap menjadi daerah dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif terbanyak. Di Kota Depok, total kasus positif Covid-19 tercatat 639 kasus, disusul Kota Bekasi 495 kasus, dan Kota Bandung 341 kasus.
Kemudian, di Kabupaten Bogor tercatat ada 222 kasus disusul Kabupaten Bekasi 208 kasus, Kota Bogor 131 kasus, Kabupaten Bandung 91 kasus, Kota Cimahi 88 kasus, Kabupaten Bandung Barat 61 kasus, dan Kabupaten Subang 56 kasus.
Lalu, di Kota Sukabumi 48 kasus, Kabupaten Purwakarta 27 kasus, Kota Tasikmalaya 27 kasus, Kabupaten Garut 24, Kabupaten Indramayu 22 kasus, dan Kabupaten Sukabumi 22 kasus.
Selanjutnya, Kabupaten Karawang 21 kasus, Kabupaten Cianjur 18 kasus, Kabupaten Sumedang 17 kasus, Kabupaten Kuningan 17 kasus, Kabupaten Cirebon 13 kasus, Kota Cirebon 11 kasus, dan Kabupaten Ciamis 10 kasus.
Lalu, Kota Banjar 7 kasus, Kabupaten Pangandaran 7 kasus, dan Kabupaten Majalengka 5 kasus. Sementara daerah dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 paling sedikit di Jabar ditempati Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 4 kasus.
Laman Pikobar juga mengoreksi data jumlah total orang dalam pemantauan (ODP). Total ODP tercatat 53.641 orang di mana 50.641 orang atau 94,41 persen di antaranya telah selesai dipantau dan 3.000 orang atau 5,59 persen lainnya masih dalam pemantauan.
Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) totalnya kini tercatat 9.815 orang di mana 8.499 orang atau 86,59 persen di antaranya telah selesai menjalani pengawasan dan 1.316 orang atau 13,41 persen lainnya masih dalam pengawasan.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya