Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan imbauan penting kepada seluruh masyarakat. Ia meminta warga untuk tidak melakukan aksi borong bahan bakar minyak (BBM). Imbauan ini disampaikan menjelang arus mudik Lebaran 2026 di wilayah tersebut.
Pernyataan ini dikeluarkan setelah menerima laporan dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi. Laporan tersebut menegaskan bahwa ketersediaan stok BBM di Sulawesi Selatan berada dalam status aman. Stok yang ada dipastikan mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat selama periode mudik.
Tujuan utama dari imbauan ini adalah untuk mencegah penumpukan antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memberikan prioritas pengisian BBM bagi kendaraan yang digunakan untuk keperluan mudik Lebaran.
Advertisement
Advertisement
Ketersediaan BBM di Sulawesi Selatan Terjamin
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa stok BBM untuk Sulawesi Selatan berada dalam kondisi aman. Pernyataan ini didasarkan pada laporan terkini yang diterima dari Dinas ESDM Provinsi. Ketersediaan BBM yang mencukupi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode krusial arus mudik Lebaran 2026.
Laporan tersebut memberikan jaminan bahwa pasokan BBM tidak akan mengalami kelangkaan. Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan energi untuk perjalanan mereka. Kondisi ini menjadi dasar kuat bagi pemerintah provinsi untuk mengimbau ketenangan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memantau distribusi dan pasokan BBM. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak terkait. Tujuannya adalah memastikan kelancaran distribusi hingga ke seluruh pelosok daerah.
Advertisement
Advertisement
Imbauan untuk Tidak Melakukan Aksi Borong BBM
Dalam keterangannya di Makassar, Gubernur Andi Sudirman secara spesifik mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Aksi borong atau panic buying justru dapat memicu masalah baru. Hal ini berpotensi menciptakan antrean panjang yang tidak perlu di SPBU.
Langkah pencegahan ini dinilai sangat penting untuk menjaga ketertiban umum. Dengan tidak melakukan aksi borong, masyarakat turut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan. Ini juga membantu memastikan bahwa pengisian BBM dapat berjalan lebih efisien bagi semua.
Prioritas utama diberikan kepada kendaraan yang sedang dalam perjalanan mudik Lebaran. Dengan demikian, mereka yang melakukan perjalanan jauh dapat memperoleh pasokan BBM dengan mudah. Imbauan ini merupakan bagian dari upaya kolektif menjaga kelancaran arus mudik.
Advertisement
Antrean kendaraan di beberapa SPBU strategis di daerah tersebut masih dalam batas normal. Sebagian besar antrean saat ini didominasi oleh kendaraan yang memang terlibat dalam arus mudik Lebaran. Situasi ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai memahami pentingnya tidak melakukan pembelian berlebihan.
Advertisement
Menjaga Ketertiban dan Kelancaran Arus Mudik Lebaran
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Kerjasama ini sangat dibutuhkan selama periode mudik Lebaran 2026. Partisipasi aktif warga akan sangat menentukan kelancaran seluruh proses.
Selain itu, Gubernur Andi Sudirman juga mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa. Doa bersama diharapkan dapat memastikan arus mudik dan arus balik berjalan lancar. Keselamatan dan keamanan seluruh pemudik menjadi harapan utama.
Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik. Segala persiapan telah dilakukan untuk menyambut jutaan pemudik. Diharapkan semua pihak dapat menikmati perjalanan Lebaran dengan aman dan nyaman.
Advertisement
Sumber: AntaraNews