Gubernur Papua Ajak Umat Muslim Jaga Toleransi Beragama Papua Saat Lebaran

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menyerukan umat Muslim untuk terus menjaga Toleransi Beragama Papua selama Idul Fitri 1447 H, mempererat persaudaraan dan keharmonisan di tengah keberagaman.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Papua Ajak Umat Muslim Jaga Toleransi Beragama Papua Saat Lebaran
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menyerukan umat Muslim untuk terus menjaga Toleransi Beragama Papua selama Idul Fitri 1447 H, mempererat persaudaraan dan keharmonisan di tengah keberagaman. (AntaraNews)

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri mengajak seluruh umat Muslim di wilayahnya untuk senantiasa menjaga toleransi antar-umat beragama. Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada hari Sabtu. Beliau menekankan pentingnya kerukunan dalam keberagaman sebagai fondasi sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Fakhiri usai menunaikan Shalat Idul Fitri di Halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura. Beliau secara khusus menyoroti momen Lebaran sebagai waktu yang sangat tepat untuk mempererat tali persaudaraan. Ini adalah kesempatan emas untuk memperkuat ikatan sosial di seluruh lapisan masyarakat.

Persaudaraan ini tidak hanya terbatas di kalangan umat Muslim saja, tetapi juga harus terjalin erat dengan seluruh lapisan masyarakat Papua. Papua dikenal dengan keberagamannya, dan menjaga fondasi kehidupan sosial yang harmonis adalah prioritas utama. Semangat ini harus terus dipupuk.

Gubernur Mathius D Fakhiri menegaskan bahwa nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan keterbukaan yang telah terbangun di Papua harus terus dipertahankan. Fondasi ini sangat krusial untuk menjaga kehidupan sosial yang damai dan stabil. Keberadaan nilai-nilai ini adalah kunci utama kerukunan antar-umat beragama.

Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum Lebaran ini sebagai ajang saling memaafkan dan mempererat silaturahmi. Penting untuk membuka diri kepada semua saudara tanpa melihat adanya perbedaan suku, agama, maupun latar belakang. Ini adalah esensi dari Toleransi Beragama Papua yang sejati.

Pemerintah provinsi juga mengimbau masyarakat yang merayakan hari kemenangan agar bersyukur dan tidak berlebihan dalam berpesta. Perayaan yang sederhana namun penuh makna akan menjaga esensi ibadah selama bulan Ramadhan. Makna spiritual harus tetap menjadi fokus utama dalam setiap perayaan.

Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan apresiasi tinggi atas peran serta umat Muslim yang selama ini aktif menjaga keharmonisan dan kedamaian di Bumi Cenderawasih. Kontribusi ini sangat berharga bagi stabilitas sosial dan kerukunan. Ini menunjukkan komitmen kuat terhadap persatuan di tengah masyarakat majemuk.

Diharapkan, semangat Toleransi Beragama Papua yang telah terbangun kokoh dapat menjadi teladan bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Papua ingin menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang patut dibanggakan. Ini adalah cerminan dari Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya.

Gubernur juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran. Tujuannya adalah agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pihak. Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Dengan demikian, perayaan Idul Fitri tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebersamaan. Ini adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan saling menghargai yang selalu dijunjung tinggi di Papua.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi