Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengutarakan keinginannya agar Dodol Betawi menjadi hidangan utama dalam berbagai acara di Balai Kota. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melestarikan kuliner tradisional Jakarta. Harapan ini disampaikan Pramono setelah menghadiri acara Ngaduk Dodol Betawi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat.
Pramono secara langsung menyaksikan proses pembuatan dodol tradisional tersebut, yang dikenal sebagai simbol gotong royong masyarakat. Ia menilai, proses pengadukan dodol yang memakan waktu delapan hingga sepuluh jam tanpa henti memerlukan kerja sama tiga sampai empat orang secara bergantian. Hal ini menunjukkan nilai kebersamaan yang terkandung dalam pembuatan Dodol Betawi.
Permintaan ini secara khusus ditujukan kepada para penyelenggara acara di lingkungan Balai Kota agar memesan Dodol Betawi dari produsen lokal. Tujuannya adalah untuk mendukung keberlangsungan usaha kuliner tradisional serta memperkenalkan kekayaan budaya Betawi kepada masyarakat luas dan tamu-tamu pemerintah provinsi.
Advertisement
Advertisement
Pramono Anung Wibowo menyoroti pentingnya melestarikan Dodol Betawi, tidak hanya sebagai makanan, tetapi juga sebagai cerminan nilai gotong royong. Proses pembuatan Dodol Betawi yang membutuhkan pengadukan konstan selama berjam-jam secara bergantian oleh beberapa orang, dianggapnya sebagai simbol kebersamaan. Ini adalah tradisi yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Gubernur secara langsung mengamati pembuatan dodol di Dodol Nyak Mai, sebuah usaha turun-temurun di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Usaha ini dirintis Nyak Mai pada awal 1990-an dan kini dilanjutkan oleh generasi kedua, Mpok Djuanih dan Bang Udin. Pramono mengakui cita rasa khas Dodol Betawi dari Nyak Mai yang telah dikenal luas.
Pramono bahkan mengaku sering membawa Dodol Betawi tersebut untuk keluarganya, menunjukkan kualitas dan kelezatan produk. Ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik. Dorongan ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap Dodol Betawi di kalangan masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen penuh untuk mendorong pengembangan usaha kuliner tradisional seperti Dodol Nyak Mai. Dukungan ini mencakup modernisasi peralatan produksi tanpa menghilangkan esensi tradisional yang menjadi ciri khas Dodol Betawi. Pramono menekankan bahwa kekhasan tradisional justru menjadi keunggulan yang harus dipertahankan.
Pemprov DKI siap memberikan bantuan yang diperlukan, termasuk penyediaan peralatan produksi dan penguatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gubernur Pramono telah meminta Kepala Dinas yang membidangi UMKM untuk mempelajari kebutuhan ini. Tujuannya adalah menyiapkan dukungan konkret agar para pelaku usaha Dodol Betawi dapat lebih berdaya.
Pramono menegaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung sektor ini. Intervensi pemerintah diharapkan dapat membantu UMKM kuliner tradisional untuk tumbuh dan berkembang. Ini juga sejalan dengan upaya Pemprov DKI untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pelestarian budaya.
Advertisement
Advertisement
Selain dukungan produksi, Gubernur Pramono juga mendorong inovasi dalam kemasan dan strategi pemasaran Dodol Betawi. Ia berharap kuliner khas Betawi ini dapat memiliki daya tarik yang lebih kuat sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. Kemasan yang menarik dapat meningkatkan nilai jual dan persepsi produk.
Menurut Pramono, banyak kuliner Betawi yang sebenarnya lezat namun belum dipasarkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya kreatif untuk membuat kemasan yang lebih menarik. Dengan demikian, siapa pun yang datang ke Jakarta akan tertarik untuk mencoba dan membawa pulang Dodol Betawi sebagai kenang-kenangan.
Pengembangan strategi pemasaran yang efektif akan membantu Dodol Betawi menjangkau pasar yang lebih luas. Hal ini tidak hanya akan menguntungkan produsen lokal tetapi juga akan memperkaya pengalaman wisata di Jakarta. Promosi yang tepat dapat menjadikan Dodol Betawi ikon kuliner ibu kota yang mendunia.
Advertisement
Sumber: AntaraNews