Grace Natalie dan Immanuel Ebenezer Dilaporkan ke Bareskrim

Senin, 4 Februari 2019 17:20 Reporter : Merdeka
Grace Natalie dan Immanuel Ebenezer Dilaporkan ke Bareskrim novel bamukmin laporkan grace dan immanuel ke bareskrim. ©2019 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Grace diduga melanggar Undang undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, khususnya soal pernyataannya tentang poligami.

Adapun laporan itu termuat dalam laporan polisi LP/B/0151/II/2019/BARESKRIM. Dimana yang melaporkannya bernama Soni Pradhana Putra, yang didampingi oleh Koordinator Bela Islam (Korlabi) dan PA 212.

"Yang ini ada juga (laporan) Grace Natalie, yang memang menyerang syariat Islam, syariat poligami. Syariat apapun, haram umat Islam untuk menghujat. Apalagi yang melarang syariat, yang syariat ini dilindungi oleh Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa. Artinya Grace Natalie ini telah menyinggung Pancasila, telah menyinggung agama, telah menyinggung daripada unsur golongan, dan melakukan ujaran kebencian," ucap Sekjen Korlabi, Novel Bamu'min di lokasi, Senin (4/2).

Dia berharap, pihak Kepolisian segera memproses laporannya. Pasalnya, apa yang disampaikan Grace sudah disampaikan luas melalui media massa.

"Kita berharap untuk Mabes Polri segera memproses sebagaimana sebelumnya," kata Novel.

Selain Grace, salah satu Ketua Relawan BTP Mania, Immanuel Ebenezer juga dilaporkan oleh alumni PA 212, yang bernama Musa Marasabessy, tertuang dalam laporan polisi
LP/B/0151/II/2019/BARESKRIM. Yang bersangkutan diduga melanggar UU ITE, dan melakukan ujaran kebencian.

"Alhamdulillah, perwakilan dari PA 212, Korlabi, hari ini mendampingi saudara Musa, beliau dari PA 212 yang melaporkan Immanuel Ebenezer, yang melakukan penistaan agama, yang mengatakan bahwa kelompok 212 adalah wisatawan penghamba uang, yang Tuhan mereka adalah duit. Ini Alhamdulillah sudah diterima dengan Pasal 156 A tentang ujaran kebencian atau penghinaan terhadap agama dan UU ITE," jelasnya.

Adapun barang bukti yang dibawa berupa satu keping cd berisi rekaman, dan bukti-bukti berita yang tayang di media online. Kemudian, ada video yang membuat perkataan Grace Natalie.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini