GP Ansor Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan di Batang, Dukung Astacita Presiden Prabowo

Gerakan Pemuda Ansor berkomitmen perkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Batang melalui pemberdayaan kader dan kerja sama strategis, guna mendukung Astacita Presiden Prabowo Subianto.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
GP Ansor Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan di Batang, Dukung Astacita Presiden Prabowo
GP Ansor serius perkuat ekosistem ekonomi kerakyatan Batang melalui kolaborasi strategis, mendukung Astacita Presiden Prabowo, dan menyerap ratusan kader dalam program UMKM. Simak upaya selengkapnya! (AntaraNews)

Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Astacita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Melalui berbagai kerja sama strategis, GP Ansor berupaya menciptakan kemandirian ekonomi bagi kadernya serta masyarakat luas.

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyatakan bahwa program ini berfokus pada pemberdayaan kader dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Batang. Kerja sama ini telah terjalin sejak tahun 2025, menandai langkah konkret dalam mewujudkan visi ekonomi kerakyatan.

Dukungan signifikan telah diterima GP Ansor dari mitra strategis, termasuk Pemerintah Kabupaten Batang, perusahaan ritel terkemuka, dan PT. ASPM. Kolaborasi ini bertujuan untuk menguatkan usaha UMKM di Batang, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kader Ansor agar memiliki kompetensi yang mumpuni.

GP Ansor secara aktif menjalin kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Batang, sebuah perusahaan ritel, dan PT. ASPM untuk mengimplementasikan program ekonomi kerakyatan. Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif pembentukan ekonomi UMKM yang telah dimulai sejak tahun 2025. Melalui sinergi ini, GP Ansor berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM lokal.

Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menekankan pentingnya dukungan dari mitra strategis untuk keberlanjutan program ekonomi ini. Beliau menyatakan, "Alhamdulillah GP Ansor mendapatkan dukungan dari mitra-mitra strategis untuk terus melanjutkan program ekonomi yang berkelanjutan. Ini kolaborasi yang diharapkan bisa menguatkan usaha UMK di daerah Batang." Kemitraan ini menjadi tulang punggung dalam upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Fokus utama dari kolaborasi ini adalah pemberdayaan UMKM, yang dianggap sebagai pilar penting dalam perekonomian nasional. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan UMKM di Batang dapat berkembang lebih pesat, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inisiatif ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memajukan sektor ekonomi lokal.

Salah satu prioritas utama GP Ansor dalam program ekonomi kerakyatan ini adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi para kadernya. Addin Jauharudin mengungkapkan bahwa sekitar 115 kader Ansor telah berhasil terserap atau tergabung dengan perusahaan ritel mitra. Angka ini menunjukkan potensi besar dalam penyerapan tenaga kerja melalui program pemberdayaan.

Addin Jauharudin menegaskan bahwa SDM yang berkualitas dan memiliki kompetensi adalah kunci untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif. "Memang yang kita butuhkan saat ini adalah SDM yang berkualitas dan mempunyai kompetensi, sehingga bisa bersaing," ujarnya. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan kapasitas menjadi fokus penting dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

Selain penyerapan tenaga kerja, pelantikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Batang juga menjadi momen penting. Addin berharap para kader yang baru dilantik dapat menjadikan bidang ekonomi sebagai ruang baru untuk memperluas gerakan organisasi. Hal ini mengindikasikan bahwa GP Ansor tidak hanya berfokus pada aspek sosial dan keagamaan, tetapi juga pada penguatan ekonomi sebagai bagian integral dari perjuangan mereka.

Di samping fokus pada UMKM dan pengembangan SDM, GP Ansor juga merambah sektor ketahanan pangan melalui inisiatif peternakan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peletakan batu pertama pembuatan kandang ayam BUMA di Batang, bekerja sama dengan kemitraan Paranje. Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif serupa yang sebelumnya telah sukses dilaksanakan di Subang dan Indramayu.

Inisiatif peternakan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus menambah pendapatan ekonomi bagi kader dan masyarakat setempat. Addin Jauharudin optimis bahwa langkah ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan ekosistem ketahanan pangan di daerah. "Ini langkah yang Insya Allah bisa menciptakan lapangan kerja, menambah ekonomi kader dan masyarakat, sekaligus menguatkan ekosistem ketahanan pangan," katanya.

Melalui diversifikasi program ke sektor peternakan, GP Ansor menunjukkan komitmennya untuk mengatasi berbagai tantangan ekonomi. Penguatan ketahanan pangan menjadi isu krusial yang perlu ditangani secara berkelanjutan. Dengan melibatkan kader dan masyarakat dalam proyek-proyek produktif seperti ini, GP Ansor berupaya membangun kemandirian ekonomi dari tingkat lokal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi