Advertisement
Gibran akan menggelar pertemuan dengan para relawan Sabtu (14/10) mendatang.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku akan menggelar pertemuan dengan para relawan Sabtu (14/10) mendatang. Namun untuk lokasinya ia masih merahasiakannya.
Gibran menyebut, agenda pertemuannya dengan relawan itu kemungkinan besar untuk menentukan arah dukungan pada Pilpres 2024.
"Aku suk Sabtu yo meh (saya besok Sabtu juga akan) mendatangi acara relawan," ujar Gibran saat ditemui wartawan di Balai Kota Solo, Senin (9/10).
Kendati demikian, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu enggan menyebut relawan dimaksud. Apakah relawan pendukung Jokowi atau relawan pendukung dirinya.
Advertisement
Namun ia menjelaskan pertemuan dengan relawan akan digelar di luar Solo dengan skala nasional.
"Rahasia (lokasi), kita bicara nasional bukan di Solo lagi," katanya.
Gibran memastikan jika pertemuan dengan relawan dengan skala besar akan dilakukan sepekan sekali.
"Ya lihat aja nanti ya. Kita bicaranya nasional, sudah enggak di Solo. Iya (di Jakarta). Seminggu sekali pasti ada acara-acara relawan," tandasnya.
Advertisement
Advertisement
"Ya ditunggu aja besok (relawan Jokowi atau Gibran). Banyak pokoknya. Besok Sabtu akan diarahkan dan akan ditentukan (relawan) arah dukungannya ke mana," jelas dia.
Gibran juga tak menampik acara tersebut akan menjadi kegiatan deklarasi atau dukungan untuk salah satu capres.
"Bisa jadi, tunggu aja besok," katanya.
Advertisement
Advertisement
Sementara itu, saat ditanyakan arah dukungan PSI di bawah Ketua Umum Kaesang Pangarep pada Pilpres 2024, Gibran menyebut kemungkinan arahnya sama. Namun demikian, dikatakannya, hal itu bukan wewenangnya.
"Untuk arah dukungan bisa ditanyakan ke PSI. Sudah di luar wewenang saya," katanya.
Ia menegaskan tak ada campur tangan dirinya atas keputusan arah dukungan adik bungsunya.
"Keputusannya di PSI bukan di saya," tandasnya.
Advertisement
"Emange beda? Ya ditunggu aja," tukasnya.
Advertisement
Belakangan Kaesang juga bertemu dengan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan bersilaturahmi ke kediaman Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya di Jakarta.