Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo Versi Survei Unisri

Kamis, 25 Juli 2019 20:36 Reporter : Arie Sunaryo
Gibran dan Kaesang Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo Versi Survei Unisri Gibran dan Kaesang. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Putra sulung dan bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk ke dalam bursa calon Wali Kota Solo, pada Pilkada 2020 mendatang. Berdasarkan hasil survei Lembaga Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, kakak beradik tersebut masuk dalam deretan tokoh populer di Kota Bengawan.

"Survei ini kami lakukan dengan menggunakan teknik cuplikan random sampling. Ada 96 titik lokasi dengan 8 responden di masing-masing titik. Total ada 766 responden yang kami uji sampel dengan margin eror 4 persen," ujar Ketua Laboratorium Kebijakan Unisri Solo, Suwardi, Kamis (26/7).

Suwardi menjelaskan, ada 3 kategori materi uji. Yakni popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas. Berdasarkan hasil uji popularitas, 90 diantaranya 766 responden mengenai Gibran. Sementara untuk Kaesang, 83 persen responden juga mengenal pengusaha pisang itu.

"Angka 90 persen juga muncul saat responden ditanya apakah mengenal Achmad Purnomo (Wakil Wali Kota Solo)," katanya.

Sementara itu berdasarkan kategori akseptabilitas, nama Achmad Purnomo mendapatkan prosentase tertinggi yakni 83 persen. Artinya 83 responden yang diuji sepakat jika Wakil Wali Kota itu menjadi Wali Kota Solo.

"Pada urutan kedua ada Gibran dan Ketua DPRD Solo, Teguh Prakosa. Pada kategori ini, Kaesang ada di urutan keempat," terangnya.

Sedangkan dari segi elektabilitas, dikatakannya, Achmad Purnomo mendapatkan prosentase tertinggi, 38 persen. Disusul Gibran dengan 13 persen, Teguh Prakosa 11 persen dan Kaesang 1 persen.

Selain 4 nama tersebut, beberapa nama lainnya juga muncul. Diantaranya Ketua Kadin Gareng S Haryanto, pengasuh Ponpes Al Quraniy Azzayadiy KH Abdul Karim (Gus Karim), Mantan Rektor UNS Ravik Karsidi, pengusaha Slamet Rahardjo, Ketua Tim Pemenangan Daerah Jokowi-Maruf Her Suprabu dan Akuntan Publik Rachmad Wahyudi.

Menurut dia, nama-nama tersebut muncul berdasarkan forum group discussion (FGD) yang digelar oleh tim bersama dengan tokoh-tokoh lintas bidang di kota Solo. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini