Gerindra usul Busway diganti trem seperti di Amerika
Merdeka.com - Macet di Jakarta sudah semakin parah. Peningkatan volume kendaraan dan buruknya transportasi publik salah satu biang keladinya.
Melihat kondisi itu, Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi menilai, cara Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan jalur Busway justru tak efektif untuk mengurai macet. Anak buah Prabowo Subianto itu justru mengusulkan agar Busway diganti dengan jalur kereta rel listrik (trem).
"Cepat, nyaman, kalau kereta tinggal tambah gerbong, kalau bus masih terhambat (macet), kedua daya angkut rendah sekali, busway diganti saja dengan kereta," ujar Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/11).
Dia menjelaskan, untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, pemerintah hanya tinggal menambah jumlah kereta dan gerbong.
"Kereta ke Bogor tinggal ditambah dengan jumlah kereta, sehingga tidak ada orang tumpuk-tumpukan, sehingga semua orang duduk nyaman tinggal nambah gerbong," kata dia.
Menurut data yang ia peroleh, kemacetan Jakarta akan semakin parah jika transportasi publik tak dibenahi. Sebab, kata dia, setiap tahun pengendara motor bertambah 10,5 juta, sementara mobil mencapai 1 juta pengendara.
"Jadi mereka hanya gunakan motor sampai stasiun. Ke kota dengan kereta," imbuhnya.
Dia bahkan menyebut wacana pembuatan Mass Rapid Transit (MRT) tidak efektif. Menurut dia, paling mudah adalah mengganti jalur busway dengan kereta rel (trem).
"Monorail kurang efektif, ada yang simpel tinggal taruh rel kereta di jalur busway ini sudah ada contoh di Chicago," pungkasnya. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya