Gerindra Bantah Kabar Prabowo Konsumsi Ivermectin

Selasa, 29 Juni 2021 08:45 Reporter : Merdeka
Gerindra Bantah Kabar Prabowo Konsumsi Ivermectin Potret Gagahnya Prabowo Subianto Pimpin Kopassus. Foto: Youtube ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah informasi bahwa Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, telah mengonsumsi obat jenis Ivermectin.

"Tidak benar bahwa Pak Prabowo telah mengonsumsi Ivermectin. Saya sudah tanyakan langsung ke Beliau dan Beliau membantah telah mengonsumsi obat itu," ujar Dasco pada wartawan, Selasa (29/6/2021).

Dasco meluruskan kabar bahwa Ketum Gerindra itu meminum obat yang disebut bisa menyembuhkan Covid-19 itu.

"Pak Prabowo sama sekali belum pernah mengonsumsi obat itu," sanggah Dasco.

Informasi yang beredar Prabowo disebut telah mengonsumsi Ivermectin selama empat bulan sebagai upaya menangkal virus Covid 19. Namun, pernyataan tersebut dinilai tidak benar.

"Itu pernyataan tidak benar dan berita menyesatkan. Saya minta pernyataan itu dicabut karena tidak sesuai fakta. Jangan sampai masyarakat mendapat informasi yang tidak benar," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko menyampaikan dukungan penggunaan ivermectin sebagai obat Covid-19.
"Saya selaku ketua HKTI, sungguh sangat mendukung program edukasi hari ini, untuk mengenalkan lebih dekat tentang ivermectin sebagai salah satu obat yang telah terbukti efektif di dalam penyembuhan Covid-19 di berbagai negara," kata Moeldoko dalam konpers daring, Senin (28/6/2021).

Moeldoko mengaku sudah mengkonsumsi obat tersebut selama empat bulan. Ia juga mengetahui bahwa ivermectin awalnya digunakan untuk obat cacing, namun ivermectin disebut juga ampuh untuk mengobati Covid-19 dan perlu digunakan saat pandemi masuk masa krisis.

“Walaupun kita tahu inver digunakan utk obat cacing. Saat ini kita sudah memasuki situasi yang kritis, penyebaran di mana-mana, warna merah di mana-mana. Berikutnya, BOR semakin meningkat. Ketersediaan BOR semakin sempit, sedikit, berikutnya varian atau mutasi baru, kita paham bersama berbagai mutasi baru Covid-19 berada di mana-mana," ujar Moeldoko.

"Sudah ada 33 negara yang menggunakan ivermectin dalam mengatasi Covid-19, antara lain Brazil, Zimbabwe, Jepang, dan India," ucapnya.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Delvira [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini