Gerebek Rumah di Gunungkidul, Densus 88 Ledakkan Bom Panci
Merdeka.com - Densus 88 menggerebek sebuah rumah sekaligus toko kelontong di Dusun Ngunut Tengah, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (20/11). Selain menggerebek, Densus 88 pun juga menggeledah rumah ditinggali keluarga Markino tersebut.
Ketua RW setempat, Sunarto mengaku bersama Lurah Ngunut, Kepala Dukuh Ngunut Tengah dan Ketua RT 12 dilibatkan Densus 88 sebagai saksi saat penggeledahan rumah Markino.
Sunarto mengungkapkan Densus 88 menemukan panci berisi bahan peledak dan diduga merupakan bom panci saat menggeledah rumah Markino. Sunarto merinci jika Densus 88 sempat mendisposal sebuah panci.
"Kata petugas tadi yang diledakkan itu untuk menjinakkan bom. Katanya yang diledakkan itu bom yang sudah siap meledak," ujar Sunarto.
Bom Bentuk Panci
Sunarto menerangkan pendisposalan bom berbentuk panci dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Bom berbentuk panci ini didisposal di depan rumah Markino.
Saat pendisposalan bom berbentuk panci ini, Sunarto diminta menjauh dari lokasi. Sunarto menyebut bahwa suara bom berbentuk panci yang didisposal terdengar keras.
"Saya lihatnya dari jauh karena tidak boleh mendekat. Suaranya keras tapi bangunan rumah (Markino) tidak sampai bergetar saat bom diledakkan," papar Sunarto.
Senapan Rakitan
Selain bom berbentuk panci yang sudah didisposal, Sunarto menambahkan Densus 88 mengamankan empat buah panci lainnya. Empat buah panci ini berisi bahan peledak dan memiliki rangkaian kabel.
"Ada empat panci yang dibawa Densus 88. Ada senapan api rakitan, peluru, senapan angin, senjata tajam bentuk pedang, busur sama anak panahnya dan buku-buku," pungkas Sunarto.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya