Gempa di Cilacap Terasa Hingga Bandung dan Yogyakarta

Minggu, 9 Juni 2019 17:56 Reporter : Lia Harahap
Gempa di Cilacap Terasa Hingga Bandung dan Yogyakarta gempa. bolius.dk

Merdeka.com - Gempa bumi bermagnitudo 5,7 yang kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,5 mengguncang Cilacap, Jawa Tengah, sore ini. Guncangan gempa terasa sampai Bandung dan Yogyakarta.

Dikutip dari Antara, Minggu (9/6), Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengatakan episenter gempa terletak pada koordinat 8,68 LS dan 108,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 107 km arah selatan Kota Cilacap, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah pada kedalaman 10 km.

Gempa selatan di Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi berkedalaman menengah ini diakibatkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia.

"Hingga pukul 16.47 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Rahmat.

Warga Berhamburan Keluar Rumah

Sejumlah warga di Kulonprogo sempat berhamburan keluar rumah saat merasakan guncangan gempa. Menurutnya, getaran gempa dirasakan cukup lama.

"Saya kaget, saat mandi, badan goyang-goyang dan mau jatuh. Untung saya belum lepas pakaian. Saya langsung keluar," kata salah satu warga Kecamatan Sentolo Martiyem di Kulon Progo, dikutip dari Antara.

Menurutnya, getaran gempa dirasakan sekitar tujuh detik. Rumah sampai berbunyi, dan atap asbes juga bunyi.

"Sejak 2006, gempa yang paling kuat, baru hari ini. Biasanya kalau ada gempa tidak terasa," katanya.

Hal yang sama diungkapkan warga Kecamatan Sentolo, Sumadi. Ia mengaku kaget, kursi duduknya goyang cukup lama. Dirinya tidak sadar kalau ada gempa.

"Saya lagi asik ngobrol dengan tetangga, tahu-tahu kursi yang saya duduki goyang. Saya langsung lari keluar rumah," katanya.

Sumadi mengaku trauma dengan gempa pada 2006 silam. Rumahnya retak-retak akibat kena gempa.

"Pada 2006, rumah saya menjadi korban gempa. Jadi saya agak trauma," katanya.

Hingga berita ini dimuat, belum ada laporan lanjutan terkait kerusakan dan korban jiwa akibat gempa tersebut. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Gempa
  2. Cilacap
  3. BMKG
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini