Gembiranya warga Palembang salat Idul Adha di Jembatan Ampera
Merdeka.com - Puluhan ribu warga Palembang melaksanakan salat Idul Adha di Jembatan Ampera, Rabu (22/8). Hal itu dilakukan lantaran Masjid Agung tak mampu menampung banyaknya jemaah.
Pantauan merdeka.com, warga berduyun-duyun lebih cepat datang untuk bisa masuk ke Masjid Agung. Namun, lantaran sudah penuh, warga akhirnya memilih memadati halaman masjid, badan Jalan Sudirman, Jalan Merdeka, hingga Jembatan Ampera.
Para jemaah yang terdiri dari anak-anak sampai dewasa, laki-laki dan perempuan, memadati jembatan ikon kota Palembang itu. Meski bercampur satu sama lainnya, mereka tetap khidmat melaksanakan salat Id dua rakaat dan mendengarkan dua khutbah.
Menurut salah seorang jemaah, salat Id di Jembatan Ampera memiliki kesan tersendiri. Selain bisa bersilaturahmi sesama muslim, posisi jembatan yang tinggi bisa memandang dengan jelas ribuan muslim yang berada di depan Masjid Agung dan sekitar Bundaran Air Mancur.
"Tiap tahun saya salat di Ampera, kami senang, malah sengaja datang telat biar bisa di sini," ungkap Hardiman (52) warga Kelurahan 7 Ulu, Palembang.
Sayangnya, warga belum disiplin dalam menjaga kebersihan. Sisa-sisa kertas koran yang digunakan alas berserakan memenuhi jalan seusai salat.
Diketahui, saat konfirmasi dua hari lalu, Kasatlantas Polresta Palembang Kompol Andi Baso Rahman sempat menyebutkan kepada merdeka.com akan membubarkan warga yang salat di Jembatan Ampera untuk kepentingan lalu lintas peserta Asian Games 2018.
Pernyataan tersebut akhirnya dia klarifikasi dan dikuatkan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang tetap membolehkan warga salat di jembatan tersebut karena diyakini tidak akan mengganggu pelaksanaan olahraga terbesar di Asia itu. (mdk/rzk)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya