Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gelar Khalifah hilang, Manunggaling Kawulo Gusti juga ikut hilang

Gelar Khalifah hilang, Manunggaling Kawulo Gusti juga ikut hilang Pernikahan putri sultan HB X. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Hilangnya Khalifatuloh dalam nama gelar Sri Sultan Hamengku Buwono X, dinilai berpotensi menghilangkan ideologi serta kebudayaan Keraton Yogyakarta. Hal ini karena hilangnya gelar Khalifatuloh yang berarti wakil Tuhan akan menghilangkan konsep Manunggaling Kawulo Gusti yang merupakan ideologi Keraton.

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Besar Antropologi UGM, Heddy Shri Ahimsa kepada merdeka.com, Senin (4/5).

"Dampaknya besar, secara tatanan konkret saya tidak tahu, tapi secara ideologi hilangnya gelar itu menghilangkan konsep Manunggaling Kawulo Gusti, tugu Putih jadi kehilangan makna," katanya.

Dia menduga Sultan ingin melakukan perubahan terhadap Keraton, namun langkah tersebut sangat jauh dan di luar dugaan banyak orang. Menurutnya perubahan tersebut bisa saja terkait dengan gagasan Jogja Renaisance yang sudah digemborkan Sultan jauh-jauh hari.

"Renaisance itu menghilangkan sebagian, bisa jadi itu memang kemauan Sultan untuk menghentikan ini. Ya sampai di sini saja Keraton, dan ingin ada perubahan," terangnya.

Meski demikian dia memprediksi tidak akan banyak gejolak di masyarakat. Sebab, permasalahan tersebut dilihat hanya permasalahan di internal Keraton Yogyakarta.

"Saya tidak mau mengaitkan dengan suksesi, tapi masyarakat melihat ini masalah internal, sehingga dampaknya tidak begitu ribut," tandasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP