Gelar Aksi, Mahasiswa Lempar Telur ke Gedung KPK

Senin, 23 September 2019 19:42 Reporter : Merdeka
Gelar Aksi, Mahasiswa Lempar Telur ke Gedung KPK Mahasiswa Lempar Telur ke Gedung KPK. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengunjuk rasa beratribut Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Himpunan Milenial Indonesia kembali melemparkan telur saat berunjuk rasa di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta. Telur-telur dilemparkan ke arah lobi gedung KPK dan mengenai kaca-kaca di depan lobi gedung KPK.

Selain melempar telur, aksi mereka juga diwarnai dengan pembakaran ban. Saat ini, pengunjuk rasa beratribut PMII tersebut sudah membubarkan diri. Sisa-sisa pecahan telur saat ini sedang dibersihkan oleh petugas kebersihan KPK.

Dalam tuntutannya kali ini, PMII menyatakan tiga sikap, yakni meminta KPK untuk tidak menjadi alat politik oknum dan kelompok tertentu, mendesak pemberhentian secara tetap pimpinan KPK periode 2015-2019 dan segera lantik pimpinan KPK periode 2019-2023, dan mendukung pengesahan UU KPK hasil revisi oleh DPR.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama pun mengimbau agar para massa aksi segera membubarkan diri.

"Kita sudah melakukan upaya-upaya pendekatan dengan korlapnya untuk segera membubarkan diri. Ini tadi barusan dapat informasi mereka selesai membacakan statemennya, setelah itu mereka akan membubarkan diri," ujar Bastoni di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (23/9).

©Liputan6.com/Fachrur Rozie

Menurut Bastoni, aksi yang dijalankan di depan Gedung KPK terbilang wajar, meski massa aksi sempat merusak security barier atau kawat besi milik aparat kepolisian.

"Ya itu memang resiko ya. Memang barier itu disiapkan sebagai penghalang. Memang resikonya akan dirusak. Tapi itu tidak apa-apa. Itu hanya penghambat jangan sampai massa masuk ke dalam," ujarnya.

Permintaan massa aksi sendiri yakni agar pimpinan KPK jilid V, Agus Rahardjo cs mengundurkan diri. Selain itu, massa aksi juga meminta agar bisa bertemu dengan pimpinan KPK. Terkait hal tersebut, Bastoni meminta kepada massa aksi agar kembali lagi esok jika ingin bertemu dengan perwakilan dari KPK.

"Nanti kita sarankan mereka supaya kembali lagi besok untuk melakukan pertemuan dengan pihak KPK," tutupnya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini