GEKIRA Salurkan Bantuan Banjir Bali: Organisasi Sayap Gerindra Ini Turun Langsung ke Denpasar dan Singaraja
GEKIRA Salurkan Bantuan Banjir Bali di sejumlah titik terdampak, menunjukkan kepedulian organisasi sayap Gerindra ini terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Organisasi sayap Partai Gerindra, Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), telah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban banjir di Bali. Aksi kepedulian ini dilaksanakan pada Senin (6/10), menunjukkan komitmen organisasi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Bantuan tersebut secara langsung diserahkan oleh pengurus pusat GEKIRA yang datang dari Jakarta, didampingi oleh Pengurus Daerah (PD) GEKIRA Bali. Mereka menyambangi sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Denpasar, memberikan dukungan konkret bagi warga yang membutuhkan.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GEKIRA, Nikson Silalahi, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial GEKIRA terhadap masyarakat Bali. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan kesulitan serta membangkitkan kembali optimisme warga pascabencana banjir yang melanda.
GEKIRA Turun Langsung ke Lokasi Terdampak Banjir
Tim pengurus pusat GEKIRA, yang terdiri dari Waketum Bidang Sosial, Budaya dan Lingkungan Melki Suawah, Ketua Bidang Kesehatan Masyarakat Pdt. Selly Tehuipeory, Ketua Bidang Lingkungan Pdt. Yerry Tawaluyan, Wasekjen Vonny Sumampouw, dan Ketua Bidang Hubungan Kerjasama Pelayanan Protestan James Sumampouw, terjun langsung ke Bali. Mereka didampingi oleh Ketua PD GEKIRA Bali, Yusdi Diaz, untuk mendistribusikan bantuan sembako.
Penyaluran bantuan GEKIRA Salurkan Bantuan Banjir Bali ini difokuskan di beberapa titik terdampak parah di Kota Denpasar. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Glogor Carik, Jalan Pulau Buru, Kelurahan Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Barat, Jalan Sutomo, Banjar Balun, Denpasar Utara, serta Kelurahan Ubung, Denpasar. Kehadiran langsung para pengurus ini memastikan bantuan sampai ke tangan yang tepat.
Nikson Silalahi menegaskan, "Sebagai organisasi sayap politik, GEKIRA memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang terkena bencana di seluruh Indonesia, seperti yang terjadi di Bali." Ia menambahkan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu kesulitan warga terdampak banjir di Bali dan memupuk rasa optimisme.
Wujud Tanggung Jawab Moral dan Sosial Organisasi
Waketum Bidang Sosial, Budaya dan Lingkungan GEKIRA, Melki Suawah, menjelaskan bahwa kehadiran GEKIRA di tengah masyarakat adalah manifestasi dari tanggung jawab moral dan sosial. Bidang yang dipimpinnya memang secara khusus menangani masalah-masalah sosial, sehingga respons cepat terhadap bencana menjadi prioritas.
"Kami hadir untuk menunjukkan kepedulian dan rasa sepenanggungan dengan masyarakat Bali yang terdampak bencana," ujar Melki Suawah. Ia juga menyampaikan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi warga di lapangan, yang semakin memperkuat urgensi bantuan.
Melki berharap pemerintah daerah dan pusat dapat memberikan perhatian lebih serius. "Tidak hanya bantuan darurat, tetapi juga dukungan untuk membangun kembali fasilitas dan infrastruktur yang rusak," tambahnya. Ia juga menyatakan harapannya agar kehadiran GEKIRA dapat menginspirasi pihak lain untuk ikut peduli terhadap kondisi korban banjir.
Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian GEKIRA Bali
Ketua Pengurus Daerah (PD) GEKIRA Bali, Yusdi Diaz, menekankan bahwa aksi sosial ini mencerminkan nilai kasih dan kepedulian yang menjadi dasar pergerakan GEKIRA. Menurutnya, organisasi ini tidak hanya berfokus pada aspek politik, melainkan juga pada pelayanan kemanusiaan.
"Kami hadir bukan hanya untuk berpolitik, tetapi juga untuk melayani. Saat saudara-saudara kita menghadapi bencana, sudah seharusnya kita turun tangan membantu," kata Yusdi Diaz. Ia menambahkan bahwa ini adalah panggilan kemanusiaan, dan GEKIRA akan selalu bersama masyarakat terdampak.
Anggota DPRD Kota Denpasar, AA Ayu Putu Priniti, yang juga Ketua PC GEKIRA Kota Denpasar, turut mendampingi penyaluran bantuan. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini selaras dengan arahan Ketua Umum GEKIRA dan Partai Gerindra untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat masa sulit. "Kami percaya, tindakan kecil dengan hati bisa membawa dampak besar. GEKIRA Kota Denpasar ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton," pungkasnya.
Bantuan Juga Menjangkau Hamba Tuhan di Singaraja
Selain fokus pada korban banjir, Pengurus Pusat GEKIRA juga memperluas jangkauan bantuannya kepada Hamba Tuhan dan Pendeta di Singaraja. Inisiatif ini menunjukkan kepedulian GEKIRA yang menyeluruh terhadap berbagai elemen masyarakat, terutama mereka yang memiliki peran penting dalam membimbing umat.
Bantuan yang disalurkan kepada para Hamba Tuhan dan Pendeta ini diharapkan dapat memberikan semangat baru dalam melayani umat. Pdt. Yerry Tawaluyan, salah satu pengurus yang terlibat, menyampaikan, "Hari ini kami juga berbagi kepada Hamba Tuhan & Pendeta di Singaraja. Semoga mereka semua tetap semangat melayani umatnya." Langkah ini menegaskan bahwa GEKIRA Salurkan Bantuan Banjir Bali tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga dukungan moral.
Sumber: AntaraNews