Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyampaikan pernyataan tegas terkait insiden penurunan dan pencoretan bendera merah putih.
Video pencoretan bendara merah-putih itu juga viral di media sosial dan terjadi di Taman Pecangakan, depan Kantor Bupati Jembrana, yang terjadi pada Selasa (18/11) malam.
Dalam video yang beredar menunjukkan dua pria menurunkan bendera merah putih dan mencoret tiang serta bendera tersebut.
Hartawan menyatakan penyesalan mendalam sekaligus mengecam keras tindakan yang dinilai sebagai pelecehan terhadap lambang kedaulatan negara. Dalam pernyataannya, Hartawan didampingi Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Sy. Ghafur Thalib.
"Saya menyesalkan sekaligus juga mengecam tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab menurunkan bendera merah putih dan mencoret-coret. Bagi saya, bendera merah putih itu bukan sekadar kain, tapi adalah simbol kedaulatan, sejarah, juga perjuangan. Jadi ini adalah sesuatu yang menurut saya sudah melecehkan lambang negara," kata Hartawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/11).
Advertisement
Menyikapi insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Jembrana telah mengambil langkah koordinatif dengan aparat keamanan dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
"Maka dari itu, kami pemerintah daerah berkoordinasi dengan kapolres, dandim, dan seluruh aparat untuk bisa membantu menyelesaikan persoalan ini. Kami serahkan sepenuhnya kepada ibu kapolres terhadap kasus ini," tegas dia.
Pemkab Jembrana juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Dia memastikan bahwa seluruh aparat telah bekerja keras menangani kasus ini.
"Saya juga berharap kepada masyarakat Jembrana, jangan terprovokasi, tetap tenang, karena semua persoalan ini kita sudah tangani bersama, dan dari pihak kepolisian sudah bekerja keras untuk itu," ujar dia.
Sebagai tindak lanjut jangka panjang, Hartawan berkomitmen untuk memperkuat kesadaran kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda Jembrana.
"Kedepan tentu kita akan bersama-sama melakukan edukasi ke masyarakat, terutama generasi muda, untuk memahami, mengetahui bagaimana wawasan kebangsaan," jelas dia.
Terakhir, Dia menggarisbawahi bendera merah putih sebagai simbol yang harus dijaga dan dihormati oleh semua warga negara.
"Bendera merah putih itu simbol negara, lambang kedaulatan. Di situ simbol persatuan juga. Ada sejarah, ada nilai-nilai perjuangan. Jadi harus betul-betul sebagai generasi muda, penerus perjuangan ini, harus betul-betul kita pahami, kita hayati, dan tentu kita harus selalu kobarkan semangat perjuangan para pendiri bangsa kita," ujar Hartawan
Mengenai perkembangan penyelidikan, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menyatakan telah mengantongi sejumlah petunjuk.
"Sudah kita lakukan pendalaman terhadap petunjuk-petunjuk yang kita peroleh," tandas dia.