Gedung Sate siapkan smart museum, dibuka untuk umum 8 Desember
Merdeka.com - Gedung Sate Bandung akan mempunyai museum pintar yang bisa diakses oleh masyarakat. Seluruh konten yang akan ditampilkan sudah siap, hingga nanti akan dibuka pada 8 Desember mendatang.
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar memantau langsung kesiapan museum yang berada di ruang bawah Gedung Sate.
Dari pantauan, museum tersebut menyatukan konsep modern. Sejumlah alat peraga menggunakan teknologi terbaru. seperti ruangan audio visual, augmented reality, virtual reality dan architarium.
"Museum ini dirancang dari dua tahun ya, karena kita juga cari informasi sampai ke Belanda dan beberapa museum perpustakaan di sana. Konsepnya smart museum," ujar Deddy usai memantau persiapan museum, Rabu (29/11).
Museum ini disebut Demiz sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengetahui sejarah Gedung Sate. Di dalamnya ada sejarah awal mula gedung ini dibangun.
Sentuhan teknologi dan unsur hiburan yang menjadi fasilitas bertujuan agar menghilangkan kesan museum tempat yang kaku dan serius.
"Ini ada unsur edukasi dan rekreasi. Orang yang ingin tahu sejarah Gedung Sate bisa mengetahuinya secara menyeluruh dan menyenangkan," terangnya.
Arsitek museum, Ade Garnandi menjelaskan, persiapan mengubah gudang menjadi museum tidak terlalu sulit. Ia hanya butuh waktu setengah tahun dalam proses pengerjaannya.
"Yang lama itu risetnya. Kami dengan tim mengunjungi Belanda. Mencari tahu sejarah Gedung Sate. Lalu, melihat museum yang ada di sana sebagai bahan pertimbangan," katanya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya