Gebi histeris dan sayat tangan sebelum loncat dari Apartemen Kalibata City
Merdeka.com - Ana Yulisanti alias Gebi (22), perempuan yang nekat melompat dari lantai delapan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, ternyata telah menyayat pergelangan tangannya sebelum akhiri hidupnya. Gebi diketahui melompat dari kamar mandi yang berada di kamar tempat tinggalnya itu.
"Itu yang bersangkutan menggunakan pecahan kaca nyilet-nyilet pergelangan tangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/4).
Kata Argo, aksi menyayat pergelangan tangan Gebi itu diketahui saksi berinisial R. Setelah menyayat pergelangan tangan, Gebi berteriak-teriak akan melompat, dan akhirnya wanita muda itu pun benar-benar lompat ke bawah.
"Kemudian ketika di kamar mandi tahu-tahu dia teriak mau lompat, tahunya lompat betul dari lantai 8," ujar Argo.
Menurut Argo, ketika korban ditemukan tergeletak di lantai dasar, korban masih bernyawa. Kemudian korban pun segera dilarikan ke Rumah Sakit Tria Dipa, namun sayang, akhirnya Gebi akhirnya meninggal dunia.
Sebelumnya, seorang gadis 22 tahun ditemukan tergeletak bersimbah darah di halaman parkir sepeda motor Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari. Gadis tersebut bernama Ana Yulisanti alias Gebi.
Diduga, korban yang merupakan penghuni apartemen itu mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai delapan gedung.
"Berdasarkan dari informasi dari saksi ada orang melompat dari lantai 8. Setelah dicek benar, dan ditemukan korban sudah mengalami pendarahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi Senin (23/4).
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya