Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gagalkan Pengiriman Sabu, BNNP Bali Tangkap 3 Orang Jaringan Aceh

Gagalkan Pengiriman Sabu, BNNP Bali Tangkap 3 Orang Jaringan Aceh BNNP Bali Ringkus 3 Tersangka Jaringan Narkotika Aceh. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menggagalkan sabu tak bertuan seberat 4 kilogram yang disimpan dalam alat las invernter dan dibungkus styrofoam. Barang haram tersebut dikirim dari Aceh dan tiba di Bali pada Selasa (27/8) sekitar pukul 11.00 Wita menggunakan jasa pengiriman paket di Jalan Kargo Permai.

Pengiriman melalui jalur darat. Rutenya melalui Medan, Jakarta dan menuju Bali.

"Barang bukti ini yang jumlahnya 4 kilogram dibungkus dalam styrofoam dan di dalam mesin. Masih kita kembangkan barang buktinya dan tetap jaringan Aceh. Sudah kami pegang namanya. Kami kejar. Ada satu orang, wilayahnya tidak jauh dari sini. Harus tertangkap," kata Kepala BNNP Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa di Kantor BNNP Bali, Kamis (29/8) sore.

Sebelum kasus tersebut, BNNP juga menangkap pengedar narkoba jaringan Aceh lainnya pada tiga pekan lalu. Mereka berjumlah tiga orang dan ditangkap di waktu dan tempat berbeda.

bnnp bali ringkus 3 tersangka jaringan narkotika aceh

Supriyadi (33) diringkus pada Minggu (18/8) pukul 16.45 di kamar salah satu Hotel di daerah Tuban, Kuta, Bali dan ditemukan barang bukti sabu seberat 496,93 gram yang disembunyikan di dalam sol sandalnya. Dia menggunakan bus dari Aceh ke Bandara Kuala Namu Medan, transit di Bandara Soekarno Hatta kemudian melanjutkan perjalanan ke Bali.

"Dari pengakuannya, sudah dua kali membawa (sabu) ke Bali dengan diupah sebesar Rp 25 juta untuk satu kali pengiriman," jelas Suastawa.

Tersangka Amirullah (27) ditangkap dengan barang bukti dua paket sabu seberat 495,37 gram yang disembunyikan di dalam sol sandalnya. Dia ditangkap pada Senin (26/8) sekitar pukul 00.15 Wita di tempat parkir Terminal Kedatangan Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Modus tersangka Amirullah menggunakan jalur yang sama dengan tersangka Supriyadi. Namun untuk mengelabuhi petugas, tersangka sempat berganti maskapai sebelum ke Bali dengan jam keberangkatan lebih awal dari jadwal sebelumnya.

bnnp bali ringkus 3 tersangka jaringan narkotika aceh

"Kalau tersangka ini (Amirullah) pengakuannya baru sekali dengan upah Rp 25 juta sekali kirim. Aceh Medan tetap kemudian ke Bali," ujar Suastawa.

Sedangkan tersangka terakhir, Azhari (34), ditangkap pada Rabu (28/8) kemarin pukul 04.30 Wita dengan barang bukti sabu 482,22 gram.

Dia melewati jalur yang berbeda yakni melalui Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem. Alasannya, karena dua rekannya pernah tertangkap petugas. Dia mendapat upah Rp 2 juta.

"Dengar dua temannya tertangkap di Bandara Ngurah Rai. (Tersangka) ini langsung dari Aceh Medan ke Lombok Tengah. Lalu lewat darat dan Padang Bay. Di Padang Bay kami tangkap," ujar Suastawa.

Suastawa belum bisa memastikan apakah sabu yang dibawa oleh jaringan Aceh benar berasal dari Aceh atau Indonesia. Namun sepengetahuannya, jenis sabu yang dibawa pelaku belum ada yang di produksi di Indonesia.

"Jadi keseluruhan barang bukti (Sabu) ini kita mampu mengungkapkan 5,5 kilo gram," ujar Suastawa.

bnnp bali ringkus 3 tersangka jaringan narkotika aceh

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP