Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gagal berangkat, 228 calon jemaah haji tuntut Rp 6,11 M kembali

Gagal berangkat, 228 calon jemaah haji tuntut Rp 6,11 M kembali Kantor pengurusan haji disegel. ©2014 Merdeka.com/Dharmawan

Merdeka.com - Puluhan calon jemaah haji siang ini melakukan demonstrasi di depan Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Multi Niaga di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Mereka menuntut kantor pengurusan pemberangkatan haji yang di duga ilegal tersebut untuk mengembalikan uang sebesar Rp 6,11 miliar dari 228 calon jemaah haji yang akhirnya gagal berangkat ke tanah suci.

"Jumlah jemaah ada 360 orang berasal dari seluruh Indonesia yang mendaftar di KSP ini, namun semuanya gagal berangkat dan 228 tidak dikembalikan uangnya," ujar Azyar (60), calon jemaah haji asal Pariaman, Sumatera Barat, saat ditemui di lokasi, Selasa (10/6).

Azyar menjelaskan, dari 360 orang jemaah yang gagal berangkat tersebut, pihak perusahaan telah mengembalikan uang sekira Rp 3,5 miliar kepada 132 calon jemaah haji yang berdomisili di Cibubur dan Bumi Serpong Damai.

Para calon jemaah haji tersebut mengaku rugi lantaran telah mengeluarkan uang yang tidak sedikit, yakni Rp 18 juta sampai Rp 45 juta per orang. Namun ada sebanyak 228 orang belum dikembalikan uangnya oleh perusahaan ilegal itu.

"Sisanya yang masih belum dikembalikan sekira Rp 6,11 miliar. Kita sudah laporkan ini ke polisi, kami cuma nuntut uang kami kembali," tegasnya.

Dari pantauan merdeka.com, ada sekitar 35 orang calon jemaah haji yang mayoritas ibu-ibu menangis histeris. Bahkan beberapa diantaranya sempat jatuh pingsan.

Sedangkan puluhan jemaah calon haji lainnya langsung melakukan penyegelan di Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Multi Niaga tersebut. (mdk/gib)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP