Gaduh Konten 200 Kg Rendang Hilang di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel

Kejadian viral 200 kilogram rendang raib yang dilakukan konten kreator Willie Salim berujung ke ranah hukum.

Budi Yansah
Oleh Budi Yansah - Reporter
Gaduh Konten 200 Kg Rendang Hilang di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel
Gaduh Konten 200 Kg Rendang Hilang di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel (Merdeka.com)

Kejadian viral 200 kilogram rendang raib yang dilakukan konten kreator Willie Salim berujung ke ranah hukum. Tiga laporan telah masuk ke Polda Sumatera Selatan.

Ketiga laporan disampaikan dua advokad yakni Ryan Gumay dan Agung Wijaya serta satu laporan dibuat monten kreator asal Palembang Rondoot.

Laporan berkait dengan kegaduhan yang ditimbulkan Willie Salim dalam acara masak 200 kg rendang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (18/3).

"Ya, sudah ada tiga laporan yang masuk dan diterima," ungkap Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Dwi Utomo, Senin (24/3).

Dwi menyebut laporan tengah diproses penyidik dengan memanggil saksi-saksi. Selanjutnya penyidik juga meminta keterangan dari Willie Salim sebagai terlapor.

"Alat-alat bukti juga kita kumpulkan untuk mengetahui apakah laporan dinaikkan ke penyidikan atau tidak," kata Dwi.

Salah seorang pelapor, Ryan Gumay mengaku tidak terima konten masak rendang dibuat Willie Salim yang mendiskriditkan warga Palembang. Konten itu berimbas pada kegaduhan di media sosial yang kini Palembang menjadi sorotan.

"Laporan yang kita buat untuk menegaskan upaya langkah hukum terhadap kreator Willie Salim agar ada efek jera dan pelajaran bagi kreator lain yang terindikasi sengaja membuat konten tanpa mempertimbangkan konsekuensi hukum, juga dampak sosial yang ditimbulkan," kata Ryan.

Rekomendasi