TNI Angkatan Laut melalui KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW)-992 melaksanakan debarkasi material bantuan serta dukungan kesehatan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga ASEAN, Lhokseumawe, pada Selasa (30/12/2025).
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, TNI AL mengerahkan Satgas Dukungan Penanggulangan Bencana Alam Sumatera 2025 yang berjumlah 65 personel gabungan dari unsur KRI RJW-992, Kopaska, Dispsial, Puskesal, dan Lanal Lhokseumawe. Tim melaksanakan kegiatan kemanusiaan terpadu di Meunasah Gampong, Desa Pantee Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti pemasangan tenda serta pembersihan lingkungan sekitar guna menciptakan area yang lebih aman dan layak digunakan oleh warga. Setelah itu, tim kesehatan TNI AL memberikan pelayanan medis gratis kepada masyarakat, meliputi pemeriksaan kesehatan umum dan gigi dengan total 109 pasien.Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga menerima penyuluhan mengenai perawatan kesehatan gigi dan mulut pascabencana yang disampaikan oleh tenaga medis dari Puskesal.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi darurat.TNI AL juga menyalurkan bantuan obat-obatan kepada Puskesmas Peusangan untuk mendukung pelayanan di posko-posko kesehatan sekitar wilayah terdampak. Bantuan tambahan berupa susu dan handuk diserahkan kepada warga Desa Pantee Lhong, khususnya untuk memenuhi kebutuhan anak-anak dan kelompok rentan.
Perhatian terhadap pemulihan psikologis anak-anak turut menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Tim Dispsial TNI AL melaksanakan kegiatan trauma healing yang diikuti oleh 30 anak berusia 3 hingga 12 tahun. Kegiatan ini dilaksanakan secara edukatif dan interaktif di Meunasah Gampong sebagai upaya membantu anak-anak kembali beraktivitas secara normal setelah terdampak bencana.