Fakta Unik Harimau Sumatera: Pemprov Jambi Upayakan Tambah Koleksi di Taman Rimbo Pasca Kematian Dua Harimau Tua

Pemerintah Provinsi Jambi berupaya menambah koleksi satwa Harimau Sumatera di Kebun Binatang Taman Rimbo setelah dua harimau sebelumnya mati, sekaligus mendampingi harimau Benggala putih yang baru.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Harimau Sumatera: Pemprov Jambi Upayakan Tambah Koleksi di Taman Rimbo Pasca Kematian Dua Harimau Tua
Pemerintah Provinsi Jambi tengah berupaya keras untuk menambah koleksi Harimau Sumatera di Kebun Binatang Taman Rimbo. Langkah ini diambil menyusul kedatangan harimau benggala putih baru, Aden Jelatang, yang kini kesepian dan membutuhkan pasangan. (AntaraNews)

Pemerintah Provinsi Jambi tengah gencar mengupayakan penambahan koleksi satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Langkah ini dilakukan untuk memperkaya Kebun Binatang Taman Rimbo di Kota Jambi, sebagai bagian dari program konservasi. Upaya ini muncul menyusul kedatangan harimau Benggala putih yang baru diresmikan pada Rabu (16/10) lalu, yang kini menjadi penghuni baru.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyatakan pentingnya kehadiran pasangan bagi satwa tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan harimau tunggal dapat mengganggu kondisi psikis hewan, sehingga memerlukan pendamping. Oleh karena itu, Pemprov Jambi bertekad mencari pasangan harimau sumatera yang baru untuk melengkapi koleksi.

Penambahan koleksi ini menjadi prioritas setelah dua ekor Harimau Sumatera sebelumnya meninggal dunia. Kematian harimau-harimau tersebut disebabkan oleh usia lanjut dan penyakit alami yang tidak dapat dihindari. Kehadiran harimau sumatera baru diharapkan dapat melengkapi koleksi kebun binatang dan menarik lebih banyak pengunjung.

Upaya Penambahan Harimau Sumatera di Taman Rimbo

Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, mengungkapkan keinginan kuat Pemprov Jambi untuk segera mendatangkan Harimau Sumatera. Harimau Benggala putih yang baru tiba membutuhkan pendamping, dan Harimau Sumatera dianggap paling cocok untuk berpasangan. "Di tambah kawannya, kasihan kalau sendiri-sendiri mengganggu dari sisi psikis. Kita coba cari lagi pasangan harimaunya," kata Sudirman di Jambi, Ahad, menyoroti kesejahteraan satwa.

Sebelumnya, Kebun Binatang Taman Rimbo memiliki dua ekor Harimau Sumatera yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Namun, kedua harimau tersebut telah mati secara alami karena faktor usia dan penyakit yang menyerang. Kondisi ini meninggalkan kekosongan koleksi Harimau Sumatera di kebun binatang tersebut, yang perlu segera diatasi.

Sudirman menekankan bahwa meskipun Harimau Sumatera banyak ditemukan di Jambi di alam liar, keberadaannya di kebun binatang sangat penting. Kehadiran mereka tidak hanya untuk tujuan konservasi spesies langka tetapi juga edukasi publik. Oleh karena itu, pencarian Harimau Sumatera baru menjadi fokus utama pemerintah daerah untuk keberlanjutan kebun binatang.

Koleksi Satwa Baru dan Prosedur Kedatangan

Selain rencana penambahan Harimau Sumatera, Kebun Binatang Taman Rimbo baru-baru ini telah meluncurkan dua koleksi satwa baru yang menarik perhatian. Koleksi tersebut meliputi seekor Harimau Benggala putih dan seekor Singa Afrika, menambah keragaman fauna. Kedua karnivora besar ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pengunjung secara signifikan.

Harimau Benggala putih jantan yang diberi nama Aden Jelatang ini didatangkan dari Lembang Park and Zoo, Jawa Barat. Satwa berusia dua tahun dengan bobot 136 kilogram ini tiba dalam kondisi sehat dan siap beradaptasi. Sementara itu, Singa Afrika jantan bernama Singa Mara Pijoan berasal dari Faunaland Ancol, Jakarta Utara, berusia empat tahun dan juga dalam kondisi prima.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPHP) Provinsi Jambi, Rumusdar, menjelaskan proses kedatangan satwa ini. Semua tahapan telah dilalui sesuai undang-undang yang berlaku, termasuk kelengkapan dokumen dan persiapan kandang yang memadai. Dukungan dokter hewan dan juru rawat satwa (keeper) juga telah disiapkan secara matang untuk menjamin perawatan terbaik.

Kehadiran satwa dilindungi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan ke Kebun Binatang Taman Rimbo. Selain itu, koleksi baru ini juga akan mendukung program penelitian satwa di Jambi, memberikan kontribusi ilmiah. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memajukan sektor pariwisata dan konservasi alam.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi