Fakta Unik Doa Bersama TNI-Polri: Kunci Utama Jaga Kondusifitas Lombok Tengah dari Provokasi Asing

TNI-Polri dan tokoh masyarakat Lombok Tengah bersatu dalam doa bersama dan shalat gaib, menegaskan komitmen menjaga kondusifitas Lombok Tengah dari ancaman provokasi dan adu domba. Apa pesan penting mereka?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik Doa Bersama TNI-Polri: Kunci Utama Jaga Kondusifitas Lombok Tengah dari Provokasi Asing
TNI-Polri dan tokoh masyarakat Lombok Tengah bersatu dalam doa bersama dan shalat gaib, menegaskan komitmen menjaga kondusifitas Lombok Tengah dari ancaman provokasi dan adu domba. Apa pesan penting mereka? (Merdeka.com)

Personel gabungan TNI-Polri bersama para tokoh masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, baru-baru ini menggelar kegiatan doa bersama dan shalat gaib. Acara yang berlangsung di halaman Polres Lombok Tengah ini memiliki tujuan mulia, yaitu untuk menjaga keamanan serta kondusifitas wilayah demi mewujudkan kedamaian di seluruh negeri.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari sinergi antara aparat keamanan dan elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. Kegiatan tersebut tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga simbol persatuan dan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram bagi seluruh warga Lombok Tengah.

Melalui doa bersama ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat terus mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kewaspadaan. Langkah proaktif ini diambil sebagai upaya kolektif untuk menangkal potensi provokasi serta adu domba yang dapat mengancam stabilitas dan harmoni di tengah-tengah masyarakat.

Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Menjaga Kondusifitas

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, menegaskan bahwa kegiatan doa dan shalat gaib bersama ini bertujuan utama untuk mempererat persatuan serta menjaga kondusifitas wilayah, khususnya di Lombok Tengah. Beliau menekankan pentingnya seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan soliditas bersama TNI dan Polri.

Menurutnya, apapun situasi yang terjadi di luar sana, masyarakat Lombok Tengah harus tetap bersatu dan tidak mudah terprovokasi atau teradu domba. Kapolres juga menyatakan bahwa doa bersama ini merupakan ikhtiar agar segala permasalahan yang sedang dihadapi bangsa dapat segera mereda dan kondisi keamanan kembali pulih.

Selain menggelar doa bersama, TNI dan Polri Lombok Tengah saat ini juga melaksanakan siaga satu. Kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi secara nasional yang berpotensi berdampak pada keamanan di Kabupaten Lombok Tengah. Kapolres mengajak semua pihak untuk terus menjaga kondusifitas wilayah demi kemajuan bersama.

Tolak Provokasi dan Jaga Kamtibmas Demi Lombok Tengah Aman

Senada dengan Kapolres, Dandim 1620 Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, menyatakan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat keamanan dan ketenteraman yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Lombok Tengah. Ia menekankan bahwa TNI dan Polri adalah satu keluarga yang harus bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Dandim juga berpesan agar apapun yang terjadi di luar daerah, Lombok Tengah harus tetap kondusif dan aman. Masyarakat diminta untuk tidak terpancing emosi dan tidak mudah terprovokasi, serta senantiasa melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah.

Lebih lanjut, Dandim Karimmuddin Rangkuti mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Beliau mengingatkan bahwa keributan yang terjadi saat ini bisa jadi merupakan bagian dari rencana pihak asing yang memang mengharapkan perpecahan. Sebagai penjaga keamanan bangsa dan negara, TNI-Polri harus solid demi menjaga keamanan dan ketertiban, begitu pula dengan seluruh masyarakat dan elemen lainnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi