Akademisi & Ulama Kaltim Ajak Warga Gelar Aksi Damai sebagai Teladan
Akademisi dan ulama di Kalimantan Timur menyerukan aksi damai Kaltim sebagai teladan demokrasi.
Samarinda, Kalimantan Timur – Akademisi dan tokoh agama di Kalimantan Timur (Kaltim) secara serentak menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menggelar aksi damai Kaltim yang tertib dan bertanggung jawab. Seruan ini bertujuan untuk menjadikan setiap penyampaian aspirasi sebagai teladan dalam praktik demokrasi, sekaligus menjaga stabilitas keamanan daerah yang kondusif.
Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Profesor Abdunnur dan tokoh agama Ustadz Sumadi adalah dua figur sentral yang menginisiasi imbauan ini. Mereka menekankan pentingnya menjaga marwah intelektualitas dan menghindari tindakan anarkisme dalam setiap unjuk rasa. Pesan ini disampaikan di tengah rencana aksi unjuk rasa mahasiswa di depan kantor DPRD Kalimantan Timur.
Ajakan ini bukan hanya ditujukan kepada masyarakat umum, tetapi secara khusus juga kepada civitas akademika Unmul, termasuk mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Harapannya, setiap elemen masyarakat dapat bersatu padu merawat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Menjaga Marwah Intelektualitas dalam Aksi Damai
Profesor Abdunnur, sebagai pimpinan tertinggi Universitas Mulawarman, secara tegas menyerukan kepada seluruh civitas akademika untuk menjaga marwah intelektualitas. Hal ini berarti setiap penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan cara yang terhormat dan bertanggung jawab, mencerminkan nilai-nilai akademik yang menjunjung tinggi etika dan rasionalitas.
Beliau menekankan bahwa suasana akademik kampus harus tetap kondusif, meskipun di tengah dinamika sosial yang terjadi. Peran kaum terpelajar adalah memberikan contoh positif bagi masyarakat luas, sehingga setiap unjuk rasa dapat menjadi sarana edukasi demokrasi yang baik.
Harapan besar disampaikan agar seluruh keluarga besar Unmul dapat bersatu dengan masyarakat Kaltim lainnya. Tujuannya adalah untuk terus merawat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga kondusivitas daerah. Profesor Abdunnur juga mengajak untuk terus berdoa demi keamanan dan perdamaian negara.
Pentingnya Ketertiban dan Kewaspadaan dalam Unjuk Rasa
Senada dengan Profesor Abdunnur, Ustadz Sumadi, seorang tokoh agama terkemuka di Samarinda, mengingatkan agar setiap aksi damai Kaltim dilakukan dengan cara yang terhormat dan bertanggung jawab. Ia secara khusus mengimbau massa aksi untuk saling menjaga dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan suasana.
Ustadz Sumadi menekankan pentingnya menghindari tindakan anarkisme, vandalisme, serta penjarahan. Menurutnya, perusakan fasilitas publik sangat bertentangan dengan semangat demokrasi dan hanya akan merugikan semua pihak. Kewaspadaan terhadap penyusup juga menjadi poin penting yang disampaikan agar aksi tetap terkontrol.
Selain itu, Ustadz Sumadi juga menyampaikan imbauan kepada aparat keamanan yang bertugas mengawal jalannya aksi. Ia berharap petugas dapat menjalankan tugasnya secara tenang dan terkendali, serta mengedepankan pendekatan persuasif. Tindakan represif harus dihindari agar penyampaian aspirasi warga negara dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan situasi yang tidak terkendali.
Konteks Aksi Mahasiswa dan Pengamanan
Seruan untuk aksi damai Kaltim ini muncul menjelang rencana unjuk rasa yang akan dilakukan oleh gabungan aktivis mahasiswa di Kalimantan Timur. Aliansi Mahakam Bersatu dijadwalkan akan menggelar aksi di depan kantor DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Samarinda.
Untuk mengamankan jalannya unjuk rasa ini, sebanyak 980 personel gabungan dari Polri dan TNI telah dikerahkan. Pengamanan ini bertujuan untuk memastikan bahwa penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Pengerahan personel keamanan yang signifikan ini menunjukkan komitmen pihak berwenang untuk memfasilitasi hak warga negara dalam menyampaikan pendapat, sekaligus menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama demi terciptanya kondisi yang kondusif dan demokratis di Kaltim.
Sumber: AntaraNews