Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, telah mengambil langkah luar biasa demi kemajuan pendidikan di daerahnya. Ia menyumbangkan lahan pribadi seluas 25 hektar kepada negara untuk pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda.
Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan sekolah unggulan yang diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Pembangunan sekolah ini berlokasi di Manggar, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan menjadi sorotan nasional.
Kamarudin Muten berharap pembangunan sekolah unggulan ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Targetnya, Sekolah Unggul Garuda dapat beroperasi penuh pada tahun ajaran baru 2026 mendatang.
Advertisement
Advertisement
Dedikasi Bupati dan Target Ambisius Sekolah Unggul Garuda
Dedikasi Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, terhadap pendidikan terlihat jelas dengan sumbangan lahan pribadinya. Lahan seluas 25 hektar tersebut bukan hanya untuk bangunan utama, tetapi juga mencakup pembangunan jalan akses masuk sepanjang 30 meter.
"Untuk lahan, saya serahkan lahan pribadi seluas 25 hektare, termasuk pembangunan jalan akses masuk sepanjang 30 meter," kata Kamarudin di Manggar, Kamis (09/10).
Ia menekankan bahwa ini adalah momentum penting untuk mencerdaskan generasi muda di daerah. Bupati mendorong agar proyek pembangunan Sekolah Unggul Garuda terus berjalan sesuai rencana.
Advertisement
"Ini momentum bagi kita untuk mencerdaskan anak daerah. Kami dorong agar pembangunan Sekolah Unggul Garuda terus berjalan dan dapat beroperasi pada tahun ajaran baru 2026," ujarnya.
Advertisement
Keunikan dan Visi Pendidikan Sains Teknologi
Sekolah Unggul Garuda di Belitung Timur diklaim akan menjadi salah satu yang termegah di Indonesia. Sekolah ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan sekolah unggulan lainnya yang ada di Tanah Air.
Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Unggul Garuda akan berada langsung di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Hal ini menunjukkan fokus kuat pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Kamarudin Muten menjelaskan visi besar di balik pembangunan sekolah ini. "Sekolah ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi. Lulusannya ditargetkan dapat diterima di universitas terbaik di Indonesia maupun di dunia," kata Kamarudin.
Advertisement
Fokus pada sains dan teknologi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif secara global. Mereka diproyeksikan dapat berkontribusi signifikan pada kemajuan bangsa di masa depan.
Advertisement
Strategi Nasional dan Skema Pengembangan Sekolah Unggul Garuda
Belitung Timur menjadi salah satu dari empat lokasi prioritas pembangunan SMA Unggul Garuda pada tahun 2025. Lokasi lain termasuk Soe di Nusa Tenggara Timur, serta dua lokasi di wilayah Papua.
Pemerintah memiliki target ambisius untuk program ini. Total 20 sekolah unggulan baru akan dibangun hingga tahun 2029, dengan seluruhnya berlokasi di luar Pulau Jawa.
Program Sekolah Unggul Garuda dikembangkan dalam dua skema utama. Skema pertama adalah Garuda Baru, yaitu pembangunan sekolah baru dari nol. Skema kedua adalah Garuda Transformasi, yang berfokus pada peningkatan sekolah yang sudah ada.
Advertisement
"Untuk skema transformasi, sejumlah sekolah telah ditetapkan sebagai proyek percontohan sejak tahun ajaran 2025/2026," ujar Kamarudin. Inisiatif ini menandai komitmen pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
Sumber: AntaraNews