Fakta Unik! Bandara Ngurah Rai Kini Layani 42 Rute, Perkuat Penerbangan Internasional Bali ke China & Korea

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menambah rute penerbangan internasional ke China dan Korea Selatan, memperkuat konektivitas dan potensi wisata. Simak detailnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik! Bandara Ngurah Rai Kini Layani 42 Rute, Perkuat Penerbangan Internasional Bali ke China & Korea
Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, memperluas konektivitas globalnya dengan menambah layanan penerbangan internasional Bali ke China dan Korea Selatan, membuka peluang baru bagi wisatawan. (Merdeka.com)

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali, baru-baru ini mengumumkan penambahan rute penerbangan internasional menuju China dan Korea Selatan. Ekspansi ini dilakukan untuk memperkuat konektivitas udara serta membuka lebih banyak peluang bagi sektor pariwisata Pulau Dewata.

Dua maskapai penerbangan internasional telah memulai layanan rute baru ini pada minggu yang sama. Sichuan Airlines kini menghubungkan Denpasar dengan Chengdu, sementara T'Way Air melayani rute dari Cheongju ke Denpasar.

Penambahan rute ini diharapkan dapat mempermudah akses wisatawan dari kedua negara tersebut untuk menikmati keindahan Bali. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyatakan, "Koneksi langsung antara Chengdu dan Cheongju membuka peluang baru bagi wisatawan dari China dan Korea Selatan untuk menikmati Bali dengan mudah."

Detail Penambahan Rute Baru

T'Way Air memulai penerbangan perdananya dari Cheongju menuju Denpasar pada tanggal 25 September. Maskapai ini dijadwalkan akan beroperasi secara reguler dua kali seminggu, yaitu setiap hari Kamis dan Minggu, memberikan pilihan jadwal yang fleksibel bagi para pelancong.

Sementara itu, Sichuan Airlines mendarat perdana di Bali pada tanggal 26 September, melayani rute dari Chengdu ke Denpasar. Penerbangan dari Sichuan Airlines ini akan beroperasi setiap hari, menawarkan frekuensi yang tinggi untuk memenuhi permintaan pasar yang signifikan.

Penambahan layanan dari kedua maskapai ini secara signifikan meningkatkan aksesibilitas ke Bali dari dua pasar pariwisata yang sangat penting. Hal ini juga menunjukkan komitmen Bandara Ngurah Rai dalam mengembangkan jaringan rute internasionalnya.

Potensi Pasar Wisata China dan Korea

China telah lama menjadi salah satu pasar pariwisata internasional utama bagi Bali, dengan kontribusi yang signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan. Pembukaan kembali dan penambahan rute ke negara tersebut menjadi langkah strategis yang sangat dinantikan.

Hingga Agustus 2023, tercatat sebanyak 393.825 warga negara China telah tiba di Bali, menjadikan mereka sebagai kelompok wisatawan asing ketiga tertinggi yang berkunjung ke pulau ini. Angka tersebut menggarisbawahi betapa pentingnya pasar China bagi keberlanjutan pariwisata Bali.

Dengan adanya rute baru ini, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan dari China dan Korea Selatan akan terus meningkat. Ini akan memberikan dorongan positif bagi perekonomian lokal dan industri pariwisata secara keseluruhan.

Komitmen Layanan dan Peningkatan Konektivitas

Penambahan dua rute penerbangan baru ini semakin memperkuat komitmen Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menyediakan layanan terbaik. Pihak bandara terus memastikan proses operasional berjalan lancar dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.

Koordinasi yang erat ini bertujuan untuk menjaga kualitas layanan di tengah peningkatan lalu lintas penerbangan internasional. Bandara Ngurah Rai berupaya keras untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap penumpang yang datang dan pergi.

Dengan penambahan dua maskapai dan layanan penerbangan internasional ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kini melayani total 42 rute internasional dengan 47 maskapai penerbangan. Ini menunjukkan kapasitas dan peran penting bandara sebagai gerbang utama pariwisata Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi