Fakta Unik! 31 Sekolah Rusak di Kabupaten Serang Akan Diperbaiki Sepanjang Tahun 2025, Mayoritas Dana APBN
Kabar baik bagi pendidikan! Sebanyak 31 sekolah rusak di Kabupaten Serang akan menjalani perbaikan sekolah Serang sepanjang tahun 2025, didanai APBD dan APBN. Simak detailnya!
Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan melakukan perbaikan signifikan. Sebanyak 31 sekolah rusak di wilayah tersebut akan direhabilitasi sepanjang tahun 2025.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan bagi siswa di Kabupaten Serang. Perbaikan mencakup jenjang TK, SD, dan SMP yang tersebar di berbagai lokasi.
Kepala Disdikbud Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya, menjelaskan bahwa dana perbaikan sekolah Serang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sumber pendanaan ini menunjukkan komitmen pemerintah.
Sumber Pendanaan Utama Perbaikan Sekolah Serang
Program perbaikan sekolah di Kabupaten Serang sebagian besar akan didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana revitalisasi dari APBN ini dialokasikan untuk 27 sekolah dengan total mencapai Rp23,2 miliar.
Pencairan dana APBN tersebut akan dilakukan dalam dua sesi untuk memastikan kelancaran proyek. Sesi pertama sebesar Rp13,6 miliar akan digunakan untuk 11 sekolah, yang terdiri dari satu TK, lima SD, dan lima SMP.
Selanjutnya, sesi kedua akan mencairkan dana sebesar Rp9,6 miliar yang dialokasikan untuk 16 sekolah. Sekolah-sekolah ini meliputi dua TK, sepuluh SD, dan empat SMP, menunjukkan cakupan yang luas dalam perbaikan sekolah Serang.
Selain dukungan dari pusat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang juga berkontribusi. Sebanyak Rp3 miliar dari APBD akan digunakan untuk perbaikan empat sekolah lainnya, dengan rincian Rp1,2 miliar untuk dua SD dan Rp1,8 miliar untuk dua SMP.
Prioritas dan Tantangan Perbaikan Sekolah
Meskipun ada upaya signifikan dalam perbaikan sekolah Serang, Kepala Disdikbud Asep Nugrahajaya mengakui bahwa jumlah sekolah yang diperbaiki belum mencakup seluruh kebutuhan. Masih banyak fasilitas pendidikan di Kabupaten Serang yang memerlukan perhatian.
"Kami juga masih banyak sekolah prioritas untuk rehabilitasi. Cuman ya kita lihat dari tingkatannya memang yang lebih parah," kata Asep, menyoroti skala prioritas yang diterapkan dalam menentukan sekolah mana yang akan diperbaiki terlebih dahulu.
Disdikbud Kabupaten Serang terus berupaya agar lebih banyak sekolah dapat masuk dalam program perbaikan. Komunikasi intensif dengan pemerintah pusat menjadi salah satu strategi utama yang dilakukan untuk mendapatkan dukungan tambahan.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan fasilitas pendidikan. Mereka berharap dapat memperoleh dukungan lebih lanjut untuk perbaikan sekolah Serang di masa mendatang, demi kualitas pendidikan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews