Fakta Menarik: Dua Pemain Persik Timnas U-23 Dipanggil TC, Siap Berjuang di SEA Games 2025!

Dua Pemain Persik Timnas U-23, Rifqi Ray dan Wigi Pratama, dipanggil untuk pemusatan latihan. Mereka bertekad memberikan yang terbaik demi skuad Garuda Muda di SEA Games 2025.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Menarik: Dua Pemain Persik Timnas U-23 Dipanggil TC, Siap Berjuang di SEA Games 2025!
Dua Pemain Persik Timnas U-23, Rifqi Ray dan Wigi Pratama, dipanggil untuk pemusatan latihan. Mereka bertekad memberikan yang terbaik demi skuad Garuda Muda di SEA Games 2025. (AntaraNews)

Dua talenta muda dari klub Persik Kediri, Rifqi Ray dan Wigi Pratama, telah mendapatkan panggilan penting untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia U-23. Pemanggilan ini merupakan bagian dari persiapan intensif menjelang perhelatan SEA Games 2025 yang akan diselenggarakan di Thailand. Keduanya diharapkan dapat menunjukkan performa terbaik mereka untuk mengamankan tempat di skuad utama.

Pemusatan latihan ini diselenggarakan di Jakarta dan telah dimulai sejak tanggal 2 Oktober hingga 14 Oktober mendatang. Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, awalnya memanggil 32 pemain, namun kemudian menambah dua pemain lagi untuk melengkapi skuad. Kesempatan ini menjadi momen krusial bagi para pemain muda untuk beradaptasi dan menunjukkan kualitas mereka di bawah arahan pelatih.

Bagi Rifqi Ray dan Wigi Pratama, pemanggilan ini bukan hanya sekadar kesempatan, melainkan juga sebuah impian yang menjadi kenyataan. Mereka menyadari bahwa ini adalah langkah besar dalam karier sepak bola mereka. Pemusatan latihan ini akan menjadi ajang pembuktian diri sekaligus kesempatan untuk menimba ilmu dari para pelatih dan rekan setim.

Rifqi Ray menyatakan bahwa pemanggilan ini datang sebagai kejutan yang menyenangkan baginya. Ia merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan berharga untuk memperkuat Tim Nasional U-23. "Senang dan bersyukur sekali. Adalah cita-cita semua orang untuk bisa bermain bagi timnas Indonesia, dan juga membahagiakan orang tua," ujar Rifqi di Kediri.

Pemain yang juga seorang prajurit TNI ini melihat pemusatan latihan Timnas U-23 sebagai peluang besar untuk pengembangan diri. Ia berharap dapat menyerap banyak ilmu dan pengalaman selama bergabung dengan timnas. "Sangat berarti sekali untuk karir saya ke depannya dan juga bisa menimba ilmu di timnas," tambahnya.

Rifqi memiliki harapan besar untuk masa depan Tim Nasional Indonesia. Ia bertekad untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik. "Tentunya untuk bisa berkembang di sini, dapat ilmu dan bisa masuk skuad utama SEA Games dan, insyaallah bisa mendapatkan emas untuk Indonesia," pungkasnya, menunjukkan ambisi kuatnya.

Tidak berbeda dengan Rifqi, Wigi Pratama juga mengungkapkan rasa senangnya atas pemanggilan dari timnas. Baginya, ini adalah pemanggilan pertama dan ia berjanji akan memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. "Alhamdulillah, pastinya sangat senang, karena ini merupakan pemanggilan pertama saya di timnas, maka saya akan berjuang dan memanfaatkan kesempatan emas ini dengan baik," kata Wigi.

Wigi berencana membawa pelajaran penting yang ia dapatkan dari klub Persik Kediri ke dalam timnas. Ia sangat menghargai nilai-nilai kedisiplinan, kerja sama tim, dan mental yang kuat yang telah ia pelajari. Pengalaman debutnya di Liga Indonesia saat menghadapi Bali United juga menjadi modal berharga baginya.

"Dari Persik Kediri saya belajar banyak soal kedisiplinan, kerja sama tim, dan mental yang kuat. Di satu sisi, saya sangat bersyukur telah diberikan kesempatan oleh Coach OKS untuk menjalani debut saat menghadapi Bali United. Di situ saya merasakan kerasnya permainan di kompetisi tertinggi Liga Indonesia, dan itu akan jadi modal saya nanti," jelas Wigi.

Pemusatan latihan Timnas U-23 ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang PSSI untuk mempersiapkan skuad terbaik. Fokus utama adalah membangun chemistry tim dan meningkatkan performa individu para pemain. Pelatih Indra Sjafri memiliki tugas berat untuk memilih pemain terbaik dari puluhan talenta yang dipanggil.

Selain Rifqi Ray Farandi dan Wigi Pratama, Persik Kediri juga memiliki perwakilan di level timnas lainnya. Penyerang belia Mierza Firjatullah dipanggil untuk mengikuti TC Timnas U-17. Pemanggilan ini sebagai persiapan Piala Dunia U-17 Qatar 2025, menunjukkan komitmen Persik dalam mencetak pemain berkualitas untuk tim nasional di berbagai kategori usia.

Proses seleksi dan latihan intensif ini diharapkan dapat menghasilkan skuad Timnas U-23 yang solid dan kompetitif. Tujuan utamanya adalah meraih prestasi maksimal di SEA Games 2025 Thailand. Dukungan penuh dari klub dan para penggemar diharapkan dapat memotivasi para pemain untuk memberikan yang terbaik bagi Merah Putih.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi