Fakta Banjir: 4 Sekolah Terendam Banjir Aceh Jaya Hingga 70 Cm, Aktivitas Belajar Lumpuh Total

Empat sekolah di Aceh Jaya terendam banjir akibat hujan deras, mengganggu aktivitas belajar mengajar. Ketahui dampak dan upaya penanganan Sekolah Terendam Banjir Aceh Jaya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Banjir: 4 Sekolah Terendam Banjir Aceh Jaya Hingga 70 Cm, Aktivitas Belajar Lumpuh Total
Empat sekolah di Aceh Jaya terendam banjir akibat hujan deras, mengganggu aktivitas belajar mengajar. Ketahui dampak dan upaya penanganan Sekolah Terendam Banjir Aceh Jaya. (AntaraNews)

Empat fasilitas pendidikan di Kabupaten Aceh Jaya dilaporkan terendam banjir luapan sungai akibat hujan deras. Hujan lebat ini mengguyur wilayah tersebut secara terus-menerus sejak Jumat (18/10) lalu. Kondisi ini masih berlangsung hingga hari ini, Senin (20/10), menyebabkan genangan air yang signifikan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Jaya, Mutawali, mengonfirmasi situasi ini di Aceh Jaya. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini, tiga Sekolah Dasar (SD) dan satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) telah dilaporkan tergenang banjir. Laporan ini diterima oleh pihak Disdik Aceh Jaya pada hari Senin.

Berdasarkan laporan yang diterima, sekolah-sekolah yang terdampak adalah SDN 2 Setia Bakti, SDN 3 Darul Hikmah, dan SDN 12 Sampoiniet. Selain itu, satu sekolah menengah pertama yaitu SMPN 3 Krueng Sabee juga turut terendam banjir. Peristiwa ini menyebabkan gangguan serius pada aktivitas belajar mengajar di wilayah tersebut.

Aktivitas Belajar Mengajar Terhambat Akibat Genangan Air

Mutawali menjelaskan bahwa banjir ini telah mengakibatkan terhambatnya aktivitas belajar mengajar di empat sekolah tersebut. Genangan air telah memenuhi seluruh ruangan, sehingga proses pembelajaran tidak dapat berlangsung. Situasi ini menciptakan kendala besar bagi siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.

Ia menambahkan, salah satu sekolah yang paling parah terdampak adalah SDN 12 Sampoiniet. Di sekolah ini, ketinggian air dilaporkan mencapai 70 centimeter, menyebabkan lumpuhnya total kegiatan. Sementara itu, sekolah-sekolah lain yang tidak terdampak banjir masih dapat beroperasi seperti biasa.

Pihak Disdik Aceh Jaya saat ini terus melakukan pemantauan intensif terhadap sejumlah sekolah yang terdampak banjir. Mereka juga telah meminta seluruh guru dan murid untuk tetap siaga dan waspada. Hal ini penting mengingat kondisi cuaca yang masih belum menunjukkan perbaikan.

"Kalau sekolah yang tidak banjir tetap belajar, namun ini ada sekolah seperti SDN 12 Sampoiniet tergenang sampai 70 centimeter ini dan lumpuh total," ujar Mutawali. Imbauan kewaspadaan juga disampaikan kepada seluruh komunitas sekolah, mengingat potensi bencana yang masih ada.

Dampak Banjir Meluas ke Puluhan Desa di Aceh Jaya

Selain sektor pendidikan, bencana banjir ini juga memiliki dampak yang lebih luas di Kabupaten Aceh Jaya. Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya melaporkan bahwa sebanyak 34 gampong (desa) dari delapan kecamatan terendam. Luapan sungai akibat hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab utama meluasnya genangan air.

Berdasarkan data sementara dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBK Aceh Jaya, banjir ini telah berdampak pada ribuan jiwa. Tercatat sebanyak 1.776 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan 5.465 jiwa terdampak. Mereka tersebar di berbagai desa yang mengalami genangan air.

Mutawali juga menyampaikan harapannya agar seluruh guru dan murid dapat terus waspada terhadap bencana. "Kita berharap kepada seluruh guru dan murid juga waspada terhadap bencana, apalagi saat ini kondisi cuaca yang tidak baik baik saja," katanya. Pernyataan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Pemantauan dan koordinasi terus dilakukan oleh pihak terkait untuk memastikan penanganan yang efektif. Upaya mitigasi dan respons cepat menjadi prioritas guna meminimalkan kerugian yang lebih besar. Komunikasi aktif dengan masyarakat juga terus dijalin untuk memberikan informasi terkini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi