Sepanjang 2025, praktik keberlanjutan semakin menjadi bagian penting dalam strategi pertumbuhan bisnis perusahaan. Tidak hanya memperkuat ekspansi ritel, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) juga menjalankan berbagai inisiatif berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk memastikan pertumbuhan usaha yang lebih berkelanjutan.
Perusahaan yang mengelola jaringan ritel AZKO ini terus memperkuat fondasi bisnis melalui transformasi merek sekaligus pengembangan portofolio usaha, termasuk menghadirkan brand baru NEKA. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga relevansi dan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri ritel yang terus berkembang.
“Transformasi yang kami jalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pertumbuhan AHI ke depan. Melalui AZKO, kami terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Sementara itu, kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi kami dalam memperluas jangkauan ritel modern melalui konsep yang lebih terjangkau dan praktis. Ke depan, kami akan terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis untuk memastikan AHI tetap adaptif dan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujar Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk.
Advertisement
Komitmen ESG Diperkuat Lewat Pengelolaan Limbah dan Konservasi Lingkungan
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan, AHI menjalankan berbagai program lingkungan, termasuk pengelolaan limbah elektronik melalui inisiatif BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik).
Program ini telah diperluas ke 25 toko AZKO yang tersebar di 18 kota di Indonesia, termasuk Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, dan Bandung. Sejak diluncurkan pada 2023, program tersebut berhasil mengumpulkan sekitar 6,3 ton sampah elektronik.
Inisiatif ini menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mencegah pencemaran lingkungan sekaligus mengurangi jumlah limbah elektronik yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).
Selain pengelolaan limbah elektronik, perusahaan juga menjalankan berbagai program konservasi lingkungan. Salah satunya melalui penanaman 4.300 pohon di tiga lokasi strategis, yaitu kantor pusat Jakarta Barat, pusat distribusi Jababeka, dan Cisauk Tangerang.
Berdasarkan pengukuran bersama mitra, langkah tersebut diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.539 ton emisi CO₂e. Upaya konservasi ini juga diperluas dengan mendistribusikan 5.200 bibit pohon kepada pelanggan di delapan kota, yakni Tangerang, Jakarta, Bekasi, Depok, Cirebon, Bogor, Bandung, dan Semarang.
Advertisement
Program Efisiensi Energi untuk Masyarakat
Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui program sosial yang melibatkan masyarakat. Melalui inisiatif AZKO Berbagi Cahaya, perusahaan mendukung efisiensi energi sekaligus mengedukasi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Sepanjang 2025, program tersebut telah menyalurkan lebih dari 5.500 lampu LED hemat energi kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Bantuan tersebut diberikan kepada rumah penduduk serta fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas, hingga rumah ibadah seperti masjid, pura, dan gereja.
Distribusi lampu hemat energi difokuskan pada berbagai wilayah di luar pusat kota, termasuk Abepura, Sorong, Kolaka, Rantau Prapat, Pematang Siantar, hingga Singaraja di Bali.
Ke depan, program ini akan terus dikembangkan dengan target penyaluran lampu hemat energi kepada 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota di Indonesia hingga tahun 2030.
Advertisement
Perkuat Tata Kelola dan Transparansi Perusahaan
Selain aspek lingkungan dan sosial, perusahaan juga memperkuat tata kelola melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Dalam menjalankan praktik tata kelola perusahaan, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk mengacu pada standar ASEAN Corporate Governance Scorecard, yang menilai praktik perusahaan berdasarkan prinsip hak dan perlakuan setara terhadap pemegang saham, keberlanjutan bisnis, transparansi, serta tanggung jawab dewan perusahaan.
Komitmen terhadap tata kelola yang baik tersebut juga tercermin melalui berbagai penghargaan yang diraih perusahaan. Salah satunya adalah penghargaan Indonesia’s Best Managed Companies 2025 dari Deloitte Private (Southeast Asia), yang berhasil diraih perusahaan untuk keempat kalinya.
Sepanjang 2025, perusahaan juga menerima berbagai penghargaan lain seperti Service Quality Award 2025 untuk ke-15 kalinya berturut-turut, Transform Awards Asia 2025, Retail Asia Awards 2025, Padmamitra Award DKI Jakarta 2025, Indonesia Corporate Sustainability Initiatives Award 2025, serta Anugerah Ekonomi Hijau 2025.
Advertisement
Ekspansi Bisnis dan Diversifikasi Portofolio
Di tengah komitmen terhadap keberlanjutan, perusahaan tetap memperkuat ekspansi bisnis ritel untuk memperluas jangkauan pasar.
Sepanjang 2025, perusahaan membuka 27 toko baru AZKO yang terdiri dari 13 toko di luar Pulau Jawa dan 12 toko di Pulau Jawa di luar Jakarta. Ekspansi tersebut juga menjangkau 15 wilayah baru, seperti Palu, Pematang Siantar, Palangka Raya, Bukittinggi, Kolaka, serta wilayah paling timur di Indonesia yaitu Abepura dan Sorong di Papua.
Dengan penambahan tersebut, hingga akhir 2025 perusahaan telah mengoperasikan 265 toko AZKO yang tersebar di 90 kota di Indonesia, terdiri dari 177 toko di Pulau Jawa dan 88 toko di luar Pulau Jawa.
Perusahaan juga memperluas segmentasi pasar melalui brand baru NEKA yang menyediakan berbagai kebutuhan rumah dan gaya hidup dengan nilai belanja yang lebih terjangkau dan praktis.
Sepanjang 2025, perusahaan telah membuka 10 toko NEKA yang berlokasi di wilayah Jabodetabek, Serang, hingga Pandeglang.
Advertisement
Target Ekspansi dan Inovasi Produk pada 2026
Memasuki 2026, perusahaan menargetkan ekspansi lanjutan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis.
“Memasuki tahun 2026, AHI akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25-30 toko AZKO, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40-50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia. Kami juga akan terus menghadirkan produk inovatif yang relevan seperti kategori smart home dan smart kitchen, serta melanjutkan program rejuvenasi toko eksisting, seperti di AZKO Living World Alam Sutera, AZKO Kelapa Gading, AZKO Pondok Indah Mall 1 dan AZKO Living Plaza Bintaro, untuk meningkatkan pengalaman berbelanja,” tambah Gregory.
Untuk mendukung strategi tersebut, perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan pada kisaran mid-to-high single digit pada 2026 dengan dukungan belanja modal (CapEx) sebesar Rp400-450 miliar.
Selain itu, strategi omnichannel juga terus diperkuat, termasuk melalui pengoperasian dua studio live streaming yang berlokasi di AZKO Living Plaza Bintaro dan AZKO Living World Alam Sutera guna meningkatkan interaksi dengan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan melalui kanal digital.