Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Enam orang tewas akibat longsor di Banjarnegara

Enam orang tewas akibat longsor di Banjarnegara Ilustrasi Tanah Longsor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Bencana tanah longsor yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah menyebabkan enam warga Desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan tewas.

Enam warga tersebut diketahui bernama Sudarno Dasimin (45), Ahmad Bahrudin (43), Ahmad Hidayatuloh alias Wato (40) yang berhasil dievakuasi di wilayah RT 03/RW 10. Sedangkan tiga warga lainnya, Tariwen (52), Riatin Fauzi (10), dan Fina Sritanti (10) berada di lokasi RT 07/RW 11.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, keenam korban meninggal tersebut dievakuasi dalam waktu yang berbeda.

"Tiga korban meninggal dunia atas nama Sudarno, Ahmad Bahrudin dan Ahmad Hidayatuloh berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.23 WIB. Sedangkan tiga korban lainnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.30 WIB," ujarnya, Minggu (19/6).

Selain korban meninggal, tercatat tiga warga lainnya alami luka ringan yakni Kasum (30), Zaenal (17), dan Losin (27) dan rumah rusak ringan di wilayah RT 03/RW 10. Selain itu, sembilan warga setempat juga diungsikan ke rumah keluarga terdekat.

Andri mengemukakan, kondisi lokasi saat kejadian cukup menyulitkan karena kondisi cuaca yang hujan, minimnya lampu penerangan dan jalan menuju lokasi cukup sulit. "Selain itu, lokasi juga sulit dan harus berjalan kaki sejauh delapan kilometer dari posko desa," ujarnya.

Bencana longsor yang terjadi di Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Banjarnegara terjadi akibat hujan deras sejak pukul 14.30 WIB pada Sabtu (18/6).

"Untuk pagi ini, tim gabungan yang beranggotakan kurang lebih 200 personel melakukan pembersihan lokasi di titik longsor bersama warga," ucapnya. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP