Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Emil Ingin 40 Proyek Strategis Usulannya Dilelang Langsung Pemprov Jabar

Emil Ingin 40 Proyek Strategis Usulannya Dilelang Langsung Pemprov Jabar Ridwan Kamil. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil fokus untuk membangun 40 proyek strategis di sejumlah daerah untuk tahun 2019. Untuk memudahkan pengawasannya, ia mewacanakan proses lelang dilakukan di bawah kendali langsung Pemprov Jabar.

Proyek strategis pembangunan yang fokus pada infrastruktur dan kepariwisataan itu di antaranya, revitalisasi Kalimalang, Waduk Darma, Pantai Pangandaran, Situ Bagendit, Situ Ciburuy, Alun-alun Cirebon.

Lalu, Alun-alun Sumedang, Alun-alun Tasikmalaya, Alun-alun Sukabumi, Gunung Padang. Hasil penghitungan yang sudah dilakukan, estimasi anggaran untuk merealisasikannya mencapai Rp 1,5 Triliun.

Tak hanya pembangunan fisik, program yang dibuat Ridwan Kamil pun menyentuh ke seluruh dimensi kehidupan, mulai pendidikan karakter, desa mandiri, kesehatan termasuk keagamaan.

Menurutnya, untuk program strategis Gubernur idealnya dilakukan oleh pemerintah provinsi agar memudahkan dalam pelelangan dan pengawasannya. Setelah proyek itu tuntas maka asetnya akan dikembalikan lagi ke daerah tingkat II.

"Idealnya sih (lelang proyek) sama kita (Pemprov Jabar) walaupun asetnya ada di tingkat II biar enak juga mengontrolnya, nanti dikembalikan lagi ke tingkat II setelah proyek selesai," katanya melalui siaran pers yang diterima, Sabtu (5/1/2019).

Saat ini ia menunggu keputusan dari Kemendagri berkenaan dengan proses lelang. Saat ini, evaluasi masih menyatakan semua proyek strategis Gubernur dilaksanakan oleh pemerintah daerah tingkat II.

"Jadi ada evaluasi dari Kemendagri terkait program strategis Gubernur, lelangnya dilakukan oleh daerah tingkat II. Tapi kami masih menunggu surat resminya karena ini baru informasi," ucapnya.

Meski begitu, ia menegaskan akan mengawal sevara ketat proyek strategisnya itu. Di Januari ini pun pria yang akrab disapa Emil ini akan mengevaluasi anggaran 2020 dengan e-budgeting. Sehingga uang triliun-triliun milik pemprov ini harus terasa betul kepada masyarakat jabar.

Dengan pendekatan teknologi dalam hal anggaran, Emil menilai akan efektif dalam mencegah praktik korupsi di Jawa Barat. "Saya tidak mau lagi ada hal yang seperti OTT KPK itu berlangsung dan terjadi lagi di Jabar," imbuhnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP