Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menyatakan bahwa embarkasinya telah mematangkan persiapan menyambut kepulangan jamaah haji 2026. Penyambutan ini dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 3 Juni 2026. Persiapan matang ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses kepulangan para jamaah haji dari Tanah Suci.
Kloter 01 asal Kota Banjarmasin dijadwalkan berangkat dari Tanah Suci Arab Saudi pada 2 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 waktu setempat, dan tiba di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin pada 3 Juni 2026 sekitar pukul 08.56 Wita. Eddy Khairani menjelaskan, "Jamaah haji Kloter 01 yang berjumlah 359 orang akan dijemput dari bandara ke asrama haji, setelah berbagai rangkaian kegiatan di asrama haji, baru dipulangkan ke rumah masing-masing."
Para jamaah ini telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Mereka akan menjalani serangkaian proses di asrama haji sebelum kembali ke keluarga masing-masing. Seluruh proses ini diharapkan berjalan lancar dan aman hingga seluruh jamaah tiba di kediaman mereka.
Advertisement
Advertisement
Persiapan Matang Penyambutan Jamaah Haji
PPIH Embarkasi Banjarmasin telah melakukan persiapan menyeluruh untuk menyambut kepulangan jamaah haji 2026. Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, menegaskan bahwa segala kebutuhan telah dimatangkan demi kelancaran proses ini. "Sudah kita persiapkan dengan matang menyambut kepulangan jamaah haji 2026," ujarnya di Banjarbaru, Minggu.
Sebanyak 359 jamaah Kloter 01 akan langsung dijemput dari bandara menuju asrama haji untuk serangkaian kegiatan. Setiap jamaah akan menerima satu galon air Zam-Zam berisi lima liter yang telah disiapkan di asrama haji. Distribusi air Zam-Zam ini merupakan bagian dari layanan yang diberikan kepada para jamaah setibanya di tanah air.
Setelah semua proses di asrama haji selesai, jamaah akan dipulangkan ke kediaman masing-masing. PPIH berharap seluruh masyarakat dapat mendoakan kelancaran proses kepulangan ini. Proses ini menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh keluarga dan kerabat di tanah air.
Advertisement
Advertisement
Kondisi Jamaah Haji Kloter 01 Terjaga Baik
Kabar baik datang dari Tanah Suci Makkah mengenai kondisi kesehatan jamaah haji Kloter 01 Embarkasi Banjarmasin. Ketua Kloter BDJ 01, H Syamsuri, melaporkan, “Alhamdulillah, seluruh jamaah BDJ 01 yang berjumlah 359 orang dalam keadaan sehat dan tidak ada yang menjalani perawatan di rumah sakit. Sebagian jamaah mengalami flu dan batuk ringan, namun secara umum kondisi mereka baik.” Mereka telah menuntaskan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan lancar.
Laporan ini memberikan kelegaan bagi keluarga yang menanti di tanah air. Meskipun ada beberapa jamaah yang mengalami gejala ringan, kondisi umum mereka tidak mengkhawatirkan. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan selama ibadah haji berjalan dengan baik.
Saat ini, seluruh jamaah telah kembali ke hotel masing-masing setelah menyelesaikan nafar tsani di Mina. Mereka secara bertahap akan melanjutkan dengan pelaksanaan tawaf ifadah sebagai bagian akhir dari ibadah haji. Proses ini diharapkan berjalan lancar hingga jadwal kepulangan tiba.
Advertisement
Advertisement
Jadwal Penimbangan Barang dan Jumlah Kloter
PPIH Arab Saudi telah mengatur jadwal penimbangan barang bawaan jamaah sebagai persiapan kepulangan. Penimbangan ini akan dilaksanakan pada 1 Juni 2026 pukul 12.00 waktu Arab Saudi. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan semua logistik kepulangan berjalan sesuai rencana.
Eddy Khairani juga memohon doa dari masyarakat agar seluruh proses kepulangan jamaah berjalan lancar dan selamat sampai tanah air. "Kami minta doa masyarakat semuanya agar semua berjalan lancar, jamaah haji semua sehat, dapat haji mabrur," ujarnya. Harapan serupa juga disampaikan oleh H Syamsuri dari Makkah, "Kami minta doanya, semua kepulangan kami berjalan lancar, selamat hingga ke tanah air dan mendapat haji mabrur."
Pada musim haji 2026 ini, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan total 19 kloter jamaah. Dari jumlah tersebut, 14 kloter berasal dari Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah, dengan total 6.804 orang. Informasi ini menunjukkan besarnya jumlah jamaah yang dilayani oleh Embarkasi Banjarmasin.
Advertisement
Namun, pasca pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan mabit di Mina, tercatat tiga jamaah asal Embarkasi Banjarmasin wafat. Dua jamaah berasal dari Kalimantan Tengah dan satu jamaah berasal dari Kalimantan Selatan. Kejadian ini menjadi duka bagi keluarga dan seluruh rombongan haji yang bertugas.
Sumber: AntaraNews